Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

BNI SemarangTingkatkan Market Share Produk Dana Pihak Ketiga

Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Wilayah Semarang berupaya meningkatkan market share perolehan dana pihak ketiga (DPK)

Penulis: m zaenal arifin | Editor: bakti buwono budiasto
Tribun Jateng/M Zaenal Arifin
Pegawai BNI Kantor Cabang Semarang mengenakan pakaian adat dalam rangka HUT ke-71. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Wilayah Semarang berupaya meningkatkan market share perolehan dana pihak ketiga (DPK) dan penyaluran kredit pinjamannya di semester II 2017.

Sehingga hingga akhir 2017, diharapkan market share baik perolehan DPK maupun penyaluran kredit pinjaman mencapai target.

Perolehan DPK ditargetkan tumbuh di atas 18 persen dan kredit pinjaman bisa tumbuh di atas 15 persen.

"Market share dan realisasi produk funding (DPK) dan lending (kredit pinjaman) kami tumbuh pada semester I 2017 ini. Diharapkan sampai akhir tahun ini terus tumbuh di atas target," kata CEO BNI Kanwil Semarang, Eben Eser Nainggolan, usia peringatan HUT BNI ke-71 di kantornya, Rabu (5/7/2017).

Data pada semester I 2017, menunjukan pertumbuhan market share DPK BNI Kanwil Semarang telah mencapai 17 persen dengan realisasi 7,74 persen.

Sedangkan pertumbuhan market share kredit pinjaman mencapai 9 persen dengan realisasinya 6 persen.

Untuk mencapai target, Eben menuturkan, pihaknya mengintensifkan upaya maintainance nasabah existing untuk meningkatkan product holding ratio.

"Kamu juga melakukan akuisisi nasabah yang memiliki usaha di sektor unggulan di Jawa Tengah. Yang awalnya hanya sebagai nasabah kredit, ke depan diharapkan transaksi mereka juga menggunakan BNI," paparnya.

Selain itu, bertepatan dengan HUT ke-71 BNI juga meningkatkan layanannya dengan digitalisasi semua aspek layanan yang berkaitan dengan nasabah melalui Digital Banking Concept yaitu Digination.

"HUT ini momentum kami untuk meningkatkan layanan ke aspek digitalisasi. Sehingga semua layanan menjadi digital sehingga memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi karena tidak harus datang ke bank. Cukup melalui gadget," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved