Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribun Jateng Hari Ini

Bapanas Janjikan Pasokan dan Harga Minyakita Terkendali

Hasil pemantauan menunjukkan kondisi produksi hingga distribusi Minyakita masih terkendali.

Editor: Vito
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Ilustrasi Minyakita 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat pengawasan produksi dan distribusi Minyakita guna memastikan harga komoditas itu tetap terkendali di tingkat konsumen.

Pengawasan dilakukan langsung di fasilitas PT Wilmar Nabati Indonesia di Gresik, Jawa Timur, dengan melibatkan pemda, Satgas Pangan, hingga Perum Bulog.

Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto mengatakan, pemerintah memastikan tidak ada gangguan dalam rantai pasok komoditas itu.

“Hari ini kami bersama pemerintah daerah, Satgas Pangan, Bulog, serta pemangku kepentingan lainnya melakukan monitoring langsung untuk memastikan tidak ada gangguan sedikit pun terkait produksi Minyakita,” katanya, dalam keterangan resmi, Jumat (17/4).

Ia menegaskan, hasil pemantauan menunjukkan kondisi produksi hingga distribusi Minyakita masih terkendali.

“Tadi kami sudah mendapatkan konfirmasi bahwa produksinya cukup, harganya sesuai dengan ketentuan Menteri Perdagangan, dan distribusi ke tingkat D1 dan D2 juga berjalan lancar," bebernya. 

"Ini merupakan komitmen bersama antara pelaku usaha dan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga,” sambungnya.

Andriko menuturkan, Bapanas juga menekankan pentingnya menjaga harga di tingkat konsumen agar tidak melampaui harga eceran tertinggi (HET).

“Kami tidak ingin ada harga di tingkat konsumen yang melebihi HET. Apabila terjadi ketidakstabilan harga, pelaku usaha bersama pemerintah siap melakukan intervensi pasar, salah satunya melalui operasi pasar atau gerakan pangan murah,” tegasnya.

Selain itu, dia menambahkan, pengawasan juga mencakup kepatuhan distributor dalam rantai distribusi.

“Produsen juga memiliki kewajiban untuk memastikan distributor di tingkat D1 dan D2 mematuhi ketentuan HET. Ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga stabilitas pangan,” ucapnyanya.

Andriko menyatakan, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci menjaga stabilitas pasokan dan harga, termasuk dalam distribusi Minyakita yang sebagian disalurkan melalui BUMN pangan.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga. Kami mengapresiasi komitmen PT Wilmar yang telah menjalankan produksi, distribusi, dan kepatuhan terhadap regulasi dengan baik,” tandasnya.

Sementara, Business Unit Head PT Wilmar Nabati Indonesia, Ridwan Brandes Nainggolan menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Bapanas dan seluruh jajaran yang terlibat dalam distribusi Minyakita," ucapnya. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved