VIRAL, Seorang Ibu Tampar Petugas Avsec Bandara Sam Ratulangi Manado. Ini Penyebabnya
Seorang ibu menampar petugas Avsec di Bandara Sam Ratulangi Manado, Rabu (5/7/2017). Video kejadian itu viral di media sosial.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Video seorang ibu menampar petugas aviation security (Avsec) di Bandara Sam Ratulangi, Manado, beredar luas dan viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 12 detik itu, terlihat seorang wanita berbaju dan berkaca mata hitam terlihat mengomel. Seorang berbaju kuning menahan tingkah wanita yang terlihat emosioanl itu. Di hadapan mereka, ada tiga petugas Avsec.
Tiba-tiba, tangan kanannya mendarat di pipi serorang petugas Avsec yang berada persis di depannya.
Harold Lontoh, Staf Bagian Humas Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam ratulangi Manado saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tersebut.
"Kami belum tau pasti pelakunya siapa," kata Harold via telpon Rabu (5/7/2017) malam.
Menurutnya, pihaknya akan mengeluarkan rilis resmi setelah mendapat informasi lengkap.
Hingga malam, pihak bandara terus melakukan koordinasi dengan Angkasa Pura pusat mengenai kejadian ini.
"Besok (Kamis) kami beri keterangan sekalian dengan korbannya," tukasnya.
Corporate Communication Departemen Head Angkasa Pura I Awaluddin mengonfirmasi, peristiwa itu terjadi pada Rabu (5/7/2017) pagi ini pukul 07.46 WIB.
"Jadi, ada dua penumpang melalui pemeriksaan security check point dua. Saat pemeriksaan, alarmnya berbunyi. Petugas kami yang merupakan wanita itu meminta kepada calon penumpang tersebut untuk kembali melepas jam tangan dan harus melewati pemeriksaan lagi lewat mesin x-ray," kata Awaluddin kepada Kompas.com, Rabu.
Awaluddin menegaskan, pemeriksaan yang dilakukan petugas sudah sesuai aturan Dirjen Perhubungan Udara Nomor 2765/XII/2010 tentang Tata Cara Pemeriksaan Keamanan Penumpang.
Pasal 23 menyebutkan, setiap calon penumpang wajib dilakukan pemeriksaan mantel, topi, jaket ikat pinggang, termasuk jam tangan.
"Di sinilah yang sepengetahuan kami setelah dilakukan pemeriksaan ulang kembali untuk melepas jam tangan tersebut, calon penumpang emosi," ucap Awaluddin.
Corporate Secretary PT Angkasa Pura I Israwadi mengatakan, saat ini jalan musyawarah dan mediasi masih diupayakan antara calon penumpang dan petugas Avsec.
"Kami mediasi dulu lah, musyawarah dulu. Kami melakukan sesuai ketentuan. Kalau dia paham, ya sudahlah. Tapi kalau enggak, kami pikirkan lagi apa yang terbaik," ucap dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bandara-sam-ratulangi-manado_20170705_210318.jpg)