Laporan Humas Polres Batang

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Batang Giatkan Razia Kendaraan

Upaya Satlantas Polres Batang untuk menekan angka kecelakaan Lalulintas terus dilakukan. Rabu, Satlantas menggelar razia rutin.

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Batang Giatkan Razia Kendaraan
tribunjateng/humas polres batang
Upaya Satlantas Polres Batang untuk menekan angka kecelakaan Lalulintas terus dilakukan. Rabu, 5 Juli pagi Satlantas menggelar razia rutin. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Upaya Satlantas Polres Batang untuk menekan angka kecelakaan Lalulintas terus dilakukan. Rabu, Satlantas menggelar razia rutin.

Puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat terjaring dalam razia tersebut.

Satu persatu kendaraan yang melintas di Jalan Sudirman tepatnya depan Makosatlantas Polres Batang terutama dari arah timur menuju ke barat di bawa masuk ke halaman setempat untuk diperiksa kelengkapan berkendara, Rabu (5/7/17).

Kasat Lantas Polres Batang AKP Muhammad Adiel Ariesto mengatakan, gelaran razia kendaraan ini merupakan program rutin jajaran Satlantas sebagai tindakan preemtif atau mencegah dan menekan angka kecelakaan lalu lintas. Selain itu, juga untuk meningkatkan kesadaran para pengendara agar tertib berlalu lintas.

Upaya Satlantas Polres Batang untuk menekan angka kecelakaan Lalulintas terus dilakukan. Rabu, 5 Juli pagi Satlantas menggelar razia rutin.
Upaya Satlantas Polres Batang untuk menekan angka kecelakaan Lalulintas terus dilakukan. Rabu, 5 Juli pagi Satlantas menggelar razia rutin. (tribunjateng/humas polres batang)

“Gelaran razia ini sudah menjadi program rutin kami, dikandung maksud guna menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas. Selain itu, untuk meningkatkan kesadaran hukum bagi masyarakat agar tertib dalam berlalu lintas. Sebab, kecelakaan bermula dari tidak tertibnya dalam berkendara,” katanya.

Dijelaskan, sebanyak 78 pelanggar yang terjaring dalam razia itu dengan berbagai kesalahan. Seperti, pelanggaran tak mengenakan helm 54 orang, tidak bisa menunjukkan Surat Ijin Mengemudi (SIM) 4 orang, dan pengendara yang tidak bisa meunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebanyak 20 orang.

“Selain itu, ada sejumlah jenis kendaraan yang juga berhasil diamankan petugas. Diantaranya SPM 68 unit, Kendaraan roda empat 10 unit. Semua pengendara yang dinyatakan melanggar tetap dikenakan E-tilang sesuai undang-undang lalu lintas. Hal tersebut, untuk menghindari praktek pungli,” jelas Kasatlantas.

Terbukti, razia dapat menurunkan jumlah kasus laka lantas di wilayah hukumnya, tambah Ariesto.

“Ditahun 2016 lalu ada sebanyak 32 kasus laka lantas. Namun, hingga saat ini jumlah laka lantas ada 17 kasus. Yang seluruhnya disebabkan karena tidak tertibnya pengendara dalam berkendara,” imbuhnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat, agar selalu tertib dalam berkendara, yaitu menyiapkan kelengkapan berkendara seperti surat surat kendaraan, maupun helm bagi keselamatan pengendara itu sendiri. (tribunjateng/humas polres batang)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved