HARU, Anak dan Istri terus Tangisi Jenazah Bustanul Arifin
Rumah duka Bustanul Arifin, yang berlokasi di Jalan Belimbing No. 9 Srondol Wetan Banyumanik sudah dipenuhi para pelayat, sejak pukul 10.00, Kamis (13
Penulis: Nur Rochmah | Editor: bakti buwono budiasto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Nur Rochmah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rumah duka Bustanul Arifin (korban kecelakaan karambol di Tol Ungaran- Bawen), yang berlokasi di Jalan Belimbing No. 9 Srondol Wetan Banyumanik sudah dipenuhi para pelayat, sejak pukul 10.00, Kamis (13/7/2017).
Keluarga korban, baik istri dan kedua anaknya tak henti-hentinya meneteskan air mata yang berada di dekat tubuh korban
Tampak beberapa petugas berseragam Satpol PP dan Dinas Perhubungan menjaga di sekitar rumah duka.
Seluruh tempat duduk yang disediakan dipenuhi para pelayat. Sampai ada yang rela berdiri karena tak ada tempat duduk lagi.
Mereka datang untuk memberi penghormatan terakhir kepada Pak Bus (nama sapaan).
Satu di antara pelayat yang datang, Susi Purwanti, mengaku sempat kaget dan tidak percaya Bustanul Arifin telah tiada karena kecelakaan.
"Sebenarnya Pak Bus sudah beberapa kali mengalami kecelakaan. Tapi yang kecelakaan ini paling tragis, sampai nyawanya tidak bisa tertolong lagi," ujar Susi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rumah-duka-bustanul-arifin_20170713_112154.jpg)