Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Duh, Layang-layang Bikin Listrik 43.067 Kepala Keluarga di Cilacap Padam

PT PLN Area Cilacap tengah dipusingkan masalah layang-layang yang menyangkut di jaringan hingga mengganggu pasokan energi listrik ke pelanggan

Penulis: khoirul muzaki | Editor: bakti buwono budiasto
ISTIMEWA
petugas PLN menunjukkan layangan yang menyangkut di kabel listrik 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - PT PLN Area Cilacap tengah dipusingkan masalah layang-layang yang menyangkut di jaringan hingga mengganggu pasokan energi listrik ke pelanggan.

Semalam, Kamis (27/7/2017), pihaknya kembali mendapati laporan kejadian layangan tersangkut di desa Slarang, Kecamatan Kesugihan Cilacap.

Masalahnya, kejadian itu memicu hubungan arus pendek sehingga menyebabkan aliran listrik di wilayah itu padam otomatis.

Tak tanggung-tanggung, sejumlah wilayah di beberapa kecamatan meliputi, Kecamatan Cilacap Utara, Kesugihan, Adipala, Binangun, dan Kecamatan Nisawungu mengalami padam listrik akibat ganggian tersebut.

Aliran listrik ke 43.067 pelanggan di wilayah itu sempat mati hampir dua jam karena konsleting itu.

"Setelah ada indikasi lampu padam, petugas gangguan langsung inspeksi ke lapangan. Ternyata benar, ditemukan gangguan karena layangan mengenai jaringan,"kata Humas PT PLN APJ Cilacap, Slamet Agus Budiono, Jumat (28/7).

Untungnya, petugas segera menangani gangguan tersebut sehingga pasokan listrik kembali lancar setelah hampir dua jam padam.

Layang-layang yang tersangkut di kabel jaringan itu rupanya berbahan kertas kado alumunium foil yang mengandung bahan konduktif.

Layangan yang diterbangkan hingga waktu malam itu juga dimodifikasi dengan lampu yang mengandung kawat tembaga.

Layang-layang selebar sekitar 1,5 meter itu ditemukan dalam keadaan rusak.

Petugas langsung mengamankan mainan tersebut dari tempat kejadian.

Sayangnya, petugas tidak bisa mengidentifikasi orang yang memainkan layang-layang tersebut hingga mengenai jaringan.

Kejadian itu menambah daftar kerugian PT PLN akibat terganggunya pasokan listrik ke pelanggan.

Sebelumnya, PT PLN mengklaim, antara Mei hingga Juli 2017, lebih dari 800 ribu lebih pelanggan PLN Area Pelayanan Jaringan (APJ) Cilacap mengalami padam listrik gegara layang-layang.

Akibat terganggunya pasokan listrik selama periode tersebut, PLN Cilacap menderita kerugian Rp 149.507.067.

PLN Cilacap bahkan sampai berkirim surat ke Bupati Cilacap dan Kapolres Cilacap agar membantu melakukan sosialisasi ke masyarakat agar tak memainkan layangan di dekat jaringan listrik PLN.

"Bermain layang-layang dengan bahan kertas kado alumunium foil, kawat tembaga, dan kabel tembaga untuk lampu sebaiknya dihindari karena mengandung bahan konduktif yang bisa berakibat fatal jika tersangkut jaringan,"katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved