Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wow, Pakai Sistem Ini Peternak Lele Banjarnegara Tak Perlu Ganti Air Kolam

Udiyono, warga desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara Banjarnegara tak butuh lahan luas untuk budidaya ikan. Ia hanya butuh kolam seluas 4 meter persegi

Penulis: khoirul muzaki | Editor: bakti buwono budiasto
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
kolam model bioflok dikembangkan kelompok Mina Dadi Rejeki desa Gumiwang, Purwanegara Banjarnegara 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Udiyono, warga desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara Banjarnegara tak butuh lahan luas untuk budidaya ikan. Ia hanya butuh kolam seluas 4 meter persegi untuk ditanami 5 ribu bibit ikan lele.

Tentu saja, kolam Udiyono bukan seperti kolam lele pada umumnya.

Kolam terpal bulat berdiameter 170 cm dengan rangka besi buatannya itu biasa disebut bioflok.

Ia memiliki 15 kolam bioflok yang ia pasang di pekarangan rumah.

Masing-masing kolam terhubung dengan selang aerator yang berfungsi untuk melarutkan oksigen ke dalam air.

Ribuan ikan lele bergeliat saat Udiyono menabur pakan ke kolam.

Ikan-ikan itu tetap sehat dan agresif meski air kolam telah berubah hitam.

Beberapa tahun ini, Udiyono dan kelompoknya, Mina Dadi Rejeki mengembangkan budidaya ikan dengan sistem bioflok.

Prinsip kerja bioflok adalah menumbuhkan mikroorganisme yang berfungsi mengolah limbah budidaya menjadi gumpalan kecil untuk makanan alami ikan.

"Bioflok prinsipnya adalah manajemen air. Air sebagai habitat ikan harus diperhatikan sehingga tidak malah menjadi racun yang membuat ikan mati,"katanya, Senin (31/7).

Gagasan membuat kolam dengan teknologi bioflok berawal dari keprihatinan sejumlah petani karena usaha budidaya ikan secara konvensional tak menguntungkan.

Harga pakan terus melambung, sementara produktivitas ikan jalan di tempat.

Petani akhirnya lebih sering merugi, atau balik modal saat ikan mencapai panen.

Mereka akhirnya putar otak untuk mengubah metode budidaya hingga akhirnya menerapkan sistem bioflok.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved