Breaking News:

774 Siswa Lembaga Pendidikan Islam Terpadu Cahaya Ummat Bergas Diimunisasi MR

Sebanyak 774 siswa yang belajar di Lembaga Pendidikan Islam Terpadu Cahaya Ummat Bergas, Kabupaten Semarang, diimunisasi campak dan rubella.

Penulis: deni setiawan | Editor: rika irawati
Istimewa/dok SMPIT Cahaya Ummat Bergas Kabupaten Semarang
Seorang paramedis dari Puskesmas Bergas mengimunisasi campak dan rubella siswa SMPIT Cahaya Ummat Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat (4/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Ratusan siswa di Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) Cahaya Ummat, Bergas, Kabupaten Semarang, digiring ke aula sekolah saat jam pertama dimulai, Jumat (4/8/2017). Bukan untuk mengikuti pelajaran bersama, siswa di LPIT di bawah naungan Yayasan Sosial Dakwah Nur Hidayah itu secara bergantian diimunisasi campak dan rubella atau measles rubella (MR).

Ketua Yayasan Sosial Dakwah Nur Hidayah, Madya Susilo, mengatakan, ada tiga unit LPIT yang mewajibkan seluruh siswanya untuk memperoleh suntikan imunisasi campak dan rubella sesuai program nasional dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Yakni, siswa PAUD IT, SDIT, dan SMPIT Cahaya Ummat.

“Total, ada 774 peserta didik. Dan semuanya sudah menjalankan imunisasi. Dalam pelaksanaannya, kami bekerja sama dengan Puskesmas Bergas,” terang Madya Susilo dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com.

(Baca: Catat, Inilah Jadwal Imunisasi Campak Rubella di Kota Semarang)

Menurut Madya, program tersebut penting dilaksanakan karena memberi manfaat bagi lingkungan pendidikan. “Imunisasi menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan peserta didik. Siswa harus sehat agar bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar maupun ekstrakurikuler yang dilaksanakan di sekolah,” ujarnya.

Kepala SMPIT Cahaya Ummat, Pamuji Fitria Nugroho, menambahkan, imunisasi MR merupakan upaya melindungi anak-anak dari serangan virus campak dan rubella. Apalagi, virus ini mudah menyerang anak-anak dan ibu hamil.

“Dalam pelaksanaannya, kami melibatkan dua petugas dari Puskesmas Bergas. Alhamdulillah, pelaksanaannya berjalan lancar. Di sela menunggu giliran di imunisasi, kami juga mengedukasi siswa tentang bahaya campak maupun rubella,” terang Pamuji. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved