Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kebumen Berdaya

Disperindag KUKM Kebumen Ajak Diskusi Pengusaha Genteng Soal Program Gentengisasi

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindag KUKM) Kabupaten Kebumen berdiskusi .

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Agus Iswadi
MENJEMUR - Pekerja menjemur genteng sebelum melalui proses pembakaran di tempat produksi wilayah Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kebumen, Senin (27/4/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindag KUKM) Kabupaten Kebumen berdiskusi dengan pengusaha genteng lokal terkait program gentengisasi.

Kepala Disperindag KUKM Kebumen, Haryono Wahyudi menyampaikan, telah mengumpulkan perwakilan dari paguyuban pengusaha genteng di Kebumen beberapa waktu lalu.

Baca juga: Minta Tak Dihukum, Mantan Bos Sritex Iwan Setiawan Baca Pembelaan dengan Suara Bergetar di Sidang

Baca juga: Fakta Kekejaman Pengasuh Daycare Littel Aresha, Anak Diikat Sejak Pagi, Dilepas Hanya saat Foto

Dalam kesempatan itu dinas berdiskusi terkait kemampuan produksi para pengusaha apabila nantinya dilibatkan dalam program gentengisasi.

"Kita diskusi terkait kemampaun gentengisasi. Prinsip sih dari mereka dihitung-hitung kalau kedepannya Kebumen masih mencukupilah untuk produksi gentengnya," katanya saat dihubungi tribunjateng.com, Senin (27/4/2026).

Dia berharap dari kementerian bisa datang langsung untuk mengkaji program gentengisasi di Kebumen.

Menurutnya, upaya untuk mendukung program gentengisasi hingga kini berproses karena nantinya masih perlu diskusi mengenai ketersediaan, harga dan sebagainya.

Terpisah pengusaha genteng asal Kecamatan Pejagoan, Suratno menyambut baik adanya program gentengisasi karena bisa menyerap produksi genteng lokal.

Genteng Sokka produksinya sementara ini dipasarkan di wilayah Kebumen dan luar kota seperti Tasikmalaya dan Cilacap.

"Ada satu tobong, kapasitas 15 ribu sampai 16 ribu genteng. Untuk harga genteng blantong harganya Rp 1.700 (per genteng), magas Rp 1.900," terangnya. (Ais).

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved