Polri Minta PPATK Lacak Aliran Dana Rekening First Travel
Polisi meminta PPATK untuk menelusuri ke mana saja uang yang dialirkan dari rekening perusahaan tersebut
"Dia (tersangka) sudah tidak tahu sama sekali. Terlalu banyak menyebar," ujar Ari.
Baca: Duh, Penjualan Properti di Jawa Tengah Menurun 30 Persen
First Travel disebut-sebut menginvestasikan dana ke koperasi Pandawa.
Koperasi tersebut diputus pailit dan pemiliknya menjadi tersangka kasus investasi bodong. Penyidik juga mengonfirmasi soal investasi itu kepada dua tersangka.
Namun, kata Ari, kedua tersangka mengaku lupa apakah pernah menginvestasikan uang ke Koperasi Pandawa.
"Dia mengatakan, 'waduh saya sudah lupa ke mana saja'. Ini yang masih harus kita petakan," kata Ari.
Baca: Duh, Cantiknya Lindswell Kwok, Atlet Wushu Indonesia Peraih Emas
Sejauh ini, polisi telah menyita aset tersangka meliputi sejumlah mobil dan rumah mewah, serta kantor cabang First Travel di Depok.
Modus yang dilakukan yakni menawarkan harga pemberangkatan umrah yang lebih murah dari agen travel lainnya.
Pembeli tergiur dan memesan paket umrah. Namun, hingga batas waktu yang dijanjikan, calon jemaah tak kunjung berangkat.
Perusahaan itu kemudian dianggap menipu calon jemaah yang ingin melaksanakan umrah. (*)
berita ini sudah diunggah Kompas.com dengan judul Polri Minta PPATK Telusuri Aliran Dana dari Rekening First Travel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/first-travel_20170811_155910.jpg)