Ketika Polisi Ikut Membantu Warga yang Kesulitan Air Bersih di Banjarnegara
Warga setempat yang dilanda kekeringan harus berjuang mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-harinya.
Penulis: a prianggoro | Editor: a prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA- Musim kemarau mengakibatkan masyarakat beberapa desa di Kabupaten Banjarnegara kesulitan mendapatkan air bersih.
Warga setempat yang dilanda kekeringan harus berjuang mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-harinya, mulai air untuk minum hingga mencuci pakaian.
Aparat Polres Banjarnegara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei pun terjun langsung datang ke masyarakat yang mengalami kekeringan di beberapa desa. Sejumlah anggota polisi kemudian melakukan pendistribusian air bersih.
Pendistribusian air bersih yang biasanya dilakukan Polres Banjarnegara hanya menggunakan tangki milik BPBD atau PDAM Banjarnegara, kini Polres Banjarnegara juga mendistribusikan ratusan jerigen secara bertahap yang nantinya akan langsung diisikan air bersih untuk masyarakat.
"Mulai di desa Sirkandi kemarin, pendistribusian air bersih tidak hanya menggunakan tangki saja namun kami juga memberikan jerigen yang mampu mengangkut 30 liter air," kata Kapolres Banjarnegara lewat rilis yang dikirimkan kepada Tribun Jateng, Senin (28/8/2017).
Dengan jerigen tersebut, Kapolres Banjarnegara berharap dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk memudahkan dan menampung air bersih.
Pendistribusian air bersih telah dilakukan Kapolres Banjarnegara di beberapa titik yang di antaranya di Desa Kaliajir, Desa Gumelem. Desa Petir, Desa Jalatunda Desa Sirkandi. Kapolres juga telah meresmikan bak penampungan air 'Tirta Langit' di Dusun Silangit Desa Wanadri Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara, Jumat (25/8/2017).
Lebih lanjut, Kapolres Banjarnegara mengatakan bahwa bantuan tersebut akan dilakukan secara rutin bekerja sama dengan Polsek jajaran Polres Banjarnegara ke daerah yang membutuhkan bantuan air bersih. "
"Ini sesuai dengan program yang dicanangkan yaitu Polisi Tresno yang berarti temata atau tertata, rasa, empati, subyung atau bekerja sama, ngamanke atau mengamankan dan open atau Peduli.
Sementara itu, AKBP Nona Pricillia Ohei juga meresmikan bak penampungan air bersih di Dusun Silangit Desa Wanadri Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara, Jumat (25/8/2017).
Bak penampungan air bersih yang dibangun oleh Polsek Bawang yang bekerja sama dengan masyarakat dusun Silangit dan pihak lainnya tersebut diberi nama 'Tirta Langit'.
Selain Kapolres Banjarnegara, acara peresmian tersebut juga dihadiri oleh Kapolsek Bawang, Forkopimca Bawang, perwakilan dari PT Indonesia Power, PLN Banjarnegara dan Depo Pelita serta Kades Wanadri beserta jajaran hingga tamu undangan dan masyarakata sekitar.
"Saya sangat terharu atas apa yang dilakukan oleh Polsek Bawang yang telah mau peduli dengan masyarakat Silangit ini. Kedepan masyarakat Silangit tidak perlu lagi turun ke bawah dan bermalam disana hanya untuk antri air," ucap Kapolres sambil menitikkan air mata.
Kapolres juga mengucapkan terimakasih kepada warga yang telah mewakafkan tanahnya untuk dibangun tempat penampungan air.
"Terima kasih pak Sumyanto karena telah mewakafkan tanahnya untuk dibangun tempat penampungan air ini. Dan terimakasih juga kepada Polsek Bawang dan seluruh pihak yang telah membantu. Semoga bisa dicontoh oleh polsek lain," harapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kekeringan_20170828_130139.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kapolres-banjarnegara_20170828_130711.jpg)