Solo Kebut Persiapan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
Pemkot Solo kebut pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo di Mojosongo, Jebres, Solo.
Penulis: akbar hari mukti | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemkot Solo kebut pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo di Mojosongo, Jebres, Solo.
Adapun, berbagai persiapan terus dikerjakan, di antaranya memindahkan sampah di lahan TPA yang akan dipakai untuk bangunan PLTSa.
Kepala DLH Kota Solo, Hasta Gunawan, menjelaskan, pemindahan sampah tersebut diperkirakan memakan waktu hingga empat bulan.
"Ada total 159 ribu meter kubik sampah yang akan dipindah untuk penyediaan lahan pembangkit listrik itu,” kata Hasta, Senin (28/8).
Ia menguraikan, pengosongan Lahan di TPA Putri Cempo, musti dilaksanakan sebelum pembangunan fisik PLTSa dimulai.
Kondisi TPA Putri Cempo saat ini, ia menilai, belum ideal untuk memulai pembangunan. Lahan kosong yang belum berisi tumpukan sampah tersebut hanya tersisa 1,8 Hektar.
"Sementara PLTSa, membutuhkan sedikitnya lahan 2,5 Hektar. Belum lagi lahan tambahan yang dibutuhkan selama pembangunan," jelasnya.
Ia pun menjelaskan, tumpukan sampah di lahan yang akan digunakan rencananya dipindahkan ke lokasi lain di kawasan TPA Putri Cempo.
“Mohon doanya. Semoga lekas cepat selesai dan masyarakat Solo bisa menikmati hasilnya,” katanya.
Adapun, peletakan batu pertama PLTSa Putri Cempo rencananya dilaksanakan awal Januari 2018 mendatang.
Untuk mencapai target tersebut, bahan-bahan dan alat dimasukkan ke TPA Putri Cempo sementara pemindahan sampah terus berjalan.
“Jadi tidak perlu nunggu pengosongan lahan selesai baru bahan-bahan bangunan masuk,” urainya. (*)