Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

11 Jemaah Haji Asal Jawa Tengah Wafat di Tanah Suci

Hingga 27 Agustus 2017, terdapat 12 orang jemaah haji asal Jawa Tengah meninggal dunia di Arab Saudi

Penulis: m nur huda | Editor: muslimah
net
Jemaah haji 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hingga 27 Agustus 2017, terdapat 12 orang jemaah haji asal Jawa Tengah meninggal dunia di Arab Saudi.

Dari diagnosa tim kesehatan, mayoritas disebabkan karena penyakit jantung. Karena usianya semuanya di atas 50 tahun.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Jateng, Sholikhin mengungkapkan, sebenarnya terdapat 13 orang yang telah keninggal di musim haji tahun ini dari embarkasi Solo. Namun seorang di antaranya meninggal di Asrama Haji Donohudan.

Sedangkan untuk 12 orang yang meninggal di Arab Saudi, lanjut Sholikhin, mereka tidak dipulangkan ke tanah air. Melainkan dimakamkan di Arab Saudi.

"Semuanya tidak ada yang dipulangkan," katanya, Selasa (29/8/2017).

Ke-12 orang tersebut, antaralain, Indriyani Wahadi Wiyono (54) perempuan dari kelompok terbang (kloter) 02 berasal dari Sokawera Kabupaten Purbalingga, wafat pada 2 Agustus 2017 di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah.

Hadiarjo Singareja Singaleksana (87) laki-laki dari kloter 01 asal Kesenaet, Banjarmangu, Banjarnegara, wafat pada 3 Agustus 2017 di KKHI Madinah. Diah Rialati Kasbolah Tjasuri (52) perempuan dari kloter 05 asal Kandang Panjang Kota Pekalongan, wafat pada 7 Agustus 2017 di KKHI Madinah.

Nasiman Mochamad Sahlan (65) laki-laki dari kloter 46 asal Gumilir Kabupaten Cilacap, meninggal pada 15 Agustus 20117 di KKHI Madinah. Solikhin Mursidik Yastubi (50) laki-laki dari kloter 46 asal Purwokerto Kidul, Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, wafat pada 17 Agustus 2017 di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).

Abdul Hadi Santoso (67) laki-laki dari kloter 25 asal Sanggrahan, Tirtoadi, Mlati, Sleman, wafat pada 20 Agustus 2017 di RSAS. Kardisah Wardi Yunus (67) perempuan dari kloter 19 sal Pidopo, Karangtengah, Kabupaten Demak, wafat di Masjidil haram.

Srijati Badrun Kasan (51) perempuan dari kloter 63 asal kalibendo, Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, wafat pada 22 Agustus 2017 di RSAS. Hasanuddin Asantarjo Nayadrana (52) laki-laki dari kloter 42 asal Wanadri Bawang, Kabupaten Banjarnegara, wafat pada 23 Agustus 2017 di RSAS.

Sudarto Sadiyo Sasmito (59) dari kloter 17 asal Tambirejo, Toroh, Kabupaten Banjarnegara, wafat pada 23 Agustus 2017 di RSAS. Tobari Sakimi Madnurya, laki-laki dari kloter 43 asal Karanganyar, wafat pada 26 Agustus 2017 di RSAS.

Waginah Kaer Ngasi, AM, perempuan dari kloter 69 asal Wates, Ngaliyan, Kota Semarang, wafat pada 27 Agustus 2017 di KKHI Makkah.

Sholikhin menambahkan, bahwa tahun ini terdapat 33,892 jemaah terbagi dalam 95 kloter melalui Embarkasi Solo.

Semuanya sudah diberangkatkan ke tanah suci mulai 28 Juli sampai 26 Agustus 2017 lalu.

Sejumlah 33,892 jemaah dari Embarkasi Solo tersebut terdiri dari 30,244 jemaah dari Provinsi Jateng, 3,174 jemaah dari daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan 474 petugas haji.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved