Inilah Strategi Hotel Berbintang di Semarang Tingkatkan Okupansi pada September Ini
Pengelola hotel bintang 4 ini pun menawarkan promo kamar khusus tipe deluxe selama September ini.
Penulis: m zaenal arifin | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hotel berbintang di Semarang terus berupaya meningkatkan tingkat keterisian kamar atau okupansi pada September ini.
Dari data pencapaian, okupansi pada Agustus lalu dirasa kurang meski sudah memasuki peak season.
Di Hotel Santika Premiere, okupansi pada Agustus mencapai 87 persen, naik dibandingkan bulan sebelumnya yang tercapai 86 persen.
"Relatif stabil meski pencapaian di atas target. Tapi seharusnya bisa lebih tinggi lagi mengingat ini sudah peak season," kata Public Relations Executive Hotel Santika, Ardhya Garini Pradhipta, Selasa (5/9/2017).
Pengelola hotel bintang 4 ini pun menawarkan promo kamar khusus tipe deluxe selama September ini.
Kamar yang dibanderol Rp 1,089 juta per malam itu ditawarkan hanya Rp 600 ribu.
Harga itu sudah termasuk sarapan dan afternoon tea untuk 2 orang.
"Targetnya okupansi September ini naik. Setidaknya sampai 90 persen, syukur bisa lebih," ucapnya.
Di Hotel Ciputra Semarang, okupansi pada Agustus hanya tercapai 79 persen.
Pencapaian ini malah turun dibandingkan Juli yang ditutup pada angka 85 persen.
"Okupansi kami turun pada Agustus kemarin dibanding Juli. Sampai saat ini perjalanan dinas juga masih sedikit," kata Public Relations Hotel Ciputra, Shela Tiara.
Dia optimistis kondisi akan membaik meski tanpa banting harga kamar di hotel bintang 5 ini.
Shela mengatakan lebih mengutamakan peningkatan kualitas pelayanan agar tamu merasa nyaman.
"Kami tingkatkan kualitas servis. Selama ini banyak tamu yang datang lagi ke Ciputra karena servis memuaskan. Memang beberapa tamu suka coba-coba hotel baru, tapi mereka tak bisa dapat pelayanan yang memuaskan seperti di Ciputra," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/hotel-noormans-semarang-beralamat-di-jalan-teuku-umar_20160829_151613.jpg)