Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mbah Fanani di Dieng

Mbah Fanani Kembali Bikin Heran Warga Dieng. Ini penuturan Pak Kepala Desa Soal Kondisinya Terkini

Kepala Desa Dieng Kulon Batur Slamet Budiono sempat mencemaskan keadaan Mbah Fanani saat suhu di Dieng mencapai titik ekstrim

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
tribunjateng/facebook
MISTERI Mbah Fanani Terkuak, Petapa Gunung Dieng itu Diduga Berada di Indramayu 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Kepala Desa Dieng Kulon Batur Slamet Budiono sempat mencemaskan keadaan Mbah Fanani saat suhu di Dieng mencapai titik ekstrim.

Bersama warga lain ia memutuskan datang ke tenda lelaki tersebut.

Ini penuturannya:

September 2017 ini adalah puncak musim kering di dataran tinggi Dieng.

Dua hari berturut-turut, tanggal 1 dan 2 September 2017, Desa Dieng Kulon, Batur diterpa suhu dingin ekstrem.

BIODATA Mbah Fanani Sudah Bertapa 71 Tahun, Dulu Pengasuh Pesantren di Cirebon

TERKINI Tenda Mbah Fanani Petapa Sakti Itu Dipagar Besi, Ada Apa?

Pengakuan Mengejutkan Mbah Fanani, Ia Menahan Tangis saat Cerita Peristiwa Penjemputan

Ternyata Ini Putri Tunggal Mbah Fanani. Jadi Siapa yang Dulu Menjemputnya? Ini Cerita Nyai Maryam

Kumpulan titik air merupa kabut mengapung di atmosfer.

Penduduk desa lebih banyak memilih berdiam di dalam rumah sambil menghangatkan badan di depan tungku api yang menyala.

Mereka sama menebalkan pakaian hingga beberapa lapis untuk menahan dingin.

Suhu ekstrem kala itu benar-benar membuat otot menggigil, gigi gemelutuk hingga rambut berdiri atau merinding.

Butiran-butiran embun di pagi buta yang menutupi rerumputan dan dedaunan hijau berubah kristal es.

Warga Dieng terlihat kedinginan jongkok di atas hamparan rerumputan yang membeku, 2 September 2017 lalu.
Warga Dieng terlihat kedinginan jongkok di atas hamparan rerumputan yang membeku, 2 September 2017 lalu. (Tribun Jateng/Khoirul Muzaki)

Warga setempat menyebutnya embun upas atau embun beracun.

Banyak tanaman petani yang sekarat hingga mati karena membeku.

Musim kemarau sedang memasuki puncaknya. Di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara Jateng suhu di bawah 0 derajat Celsius, ditandai dengan munculnya embun beku, atau biasa disebut Embun Upas, yaitu embun beracun.
Musim kemarau sedang memasuki puncaknya. Di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara Jateng suhu di bawah 0 derajat Celsius, ditandai dengan munculnya embun beku, atau biasa disebut Embun Upas, yaitu embun beracun. (tribunjateng/khoirul muzaki/ist)

Dalam kondisi ekstrem demikian, Kepala Desa Dieng Kulon Batur Slamet Budiono sempat mencemaskan keadaan Mbah Fanani.

Seorang pria tua yang tak pernah beranjak dari tempat duduknya di pinggir jalan raya sejak puluhan tahun silam.

Slamet memutuskan menengok tenda Mbah Fanani untuk memastikan kondisi kakek berumur seabad lebih itu baik-baik saja.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved