Popnas 2017
Angin Kencang Landa Stadion Diponegoro, Konsentrasi Atlet Panahan Popnas 2017 Terganggu
Cuaca panas dan angin kencang mengganggu pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 cabang olahraga (cabor) panahan.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Cuaca panas dan angin kencang mengganggu pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 cabang olahraga (cabor) panahan. Cabor ini dipertandingkan di Stadion Diponegoro, Tembalang.
Pantauan Tribunjateng.com, tiupan angin kencang yang menyebabkan debu beterbangan terjadi sejak pagi. Hingga jeda salat Jumat, cuaca tak kunjung bersahabat.
Bahkan, tenda untuk atlet di sisi kiri lapangan roboh tertiup angin kencang. Beruntung, kejadian ini tak melukai atlet maupun official tim.
(Baca: Fasilitas Selama Latihan Minim, Pesenam Jateng Sukses Raih 3 Medali di Popnas 2017)
Kondisi ini dikeluhkan para atlet. Konsentrasi mereka membidik target pun buyar.
"Tadi sampai di 16 besar, angin cukup kencang sehingga susah membidik target. Sebetulnya bagus karena poin saya hanya terpaut tipis, 23-25, dengan atlit dari Jawa Barat," keluh Revita Brilian, atlet panahan kontingan Jawa Tengah saat perebutan posisi 8 besar di nomor recurve individu.
Keluhan senada disampaikan pelatih panahan kontingan Jawa Tengah, Febry Febriyanto.
"Cuaca tadi cukup ekstrem. Anak-anak sudah bermain maksimal tapi secara nonteknis, anginnya cukup mengganggu. Tapi, saya rasa, tim lain menghadapi kendala yang sama dengan kami," kata Febry Febriyanto selaku tim pelatih panahan kontingen Jawa Tengah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/angin-kencang-ganggu-pertandingan-panahan-popnas-2017_20170915_162745.jpg)