Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penerima 12 Beasiswa Bagikan Kunci Suksesnya. Cukup Kuasai Lima Hal Ini

Mendapatkan beasiswa untuk mengenyam pendidikan (S1/S2/S3) baik Dalam Negeri maupun Luar Negeri, menjadi tujuan banyak anak muda

Tayang:
Penulis: Nur Rochmah | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Nur Rochmah
Abellia Anggi Wardani yang memegang buku Meraih Mimpi dengan Beasiswa terbitan Stiletto Book, Fakutas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Depok, Rabu (13/9) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Nur Rochmah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mendapatkan beasiswa untuk mengenyam pendidikan (S1/S2/S3) baik Dalam Negeri maupun Luar Negeri, menjadi tujuan banyak anak muda.

Tentu tak mudah untuk bisa mendapatkan beasiswa ini. Ada beberapa hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan mendaftar beasiswa.

Abellia Anggi Wardani (27), mahasiswi penerima 12 beasiswa dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini membagikan kisah suksesnya dalam buku berjudul "Meraih Mimpi dengan Beasiswa".

Dalam bukunya ini, ia memaparkan setidaknya ada tujuh tahapan yang wajib untuk diperhatikan sebelum menempuh pendidikan dengan mengandalkan beasiswa. Namun, dalam artikel ini akan dibahas sekitar lima tahap saja, yang menjadi garis besar tips dan trik untuk mendapatkan beasiswa.

Pertama, mempersiapkan diri untuk kendapatkan beasiswa. Dalam hal ini, Abel menekankan pada syarat untuk pengajuan beasiswa. Syarat ini meliputi perlengkapan berkas, misalnya surat rekomendasi, esai, CV (Curriculum Vitae), dan kemampuan berbahasa asing.

"Setiap beasiswa memiliki persyaratan yang tidak sama antara satu dengan yang lainnya. Bahkan beberapa pemberi beasiswa ada yang meminta dokumen lain, seperti personal statement atau motivation letter," jelas Abel dalam buku yang ditulisnya.

Kedua, kenali terlebih dahulu jenis-jenis beasiswa dari berbagai Negara atau Instansi. Untuk mendapatkan informasi ini sangatlah mudah, semua informasi beasiswa dapat diakses melalui internet. Karena setiap pemberi beasiswa akan mempunyai kriteria masing-masing dalam menjaring calon penerima beasiswanya.

Ketiga, mendaftar universitas yang akan dituju. Sebelum memutuskan ke mana akan melanjutkan studi, entah itu universitas di dalam negeri atau luar negeri, yang harus diperhatikan pertama kali adalah menakar kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan baru.

"Jika ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri, pastikan untuk memilih jurusan yang benar-benar diminati. Soalnya tantangan yang bakal ditemui akan lebih banyak, mulai dari cuture shock, perbedaan cuaca, perbedaan bahasa, makanan, hingga masalah keungan. Jadi perlu diperhatikan betul, agar nantinya kuliah di luar negeri bisa menjadi pengalaman yang indah," katanya.

Keempat, check list dokumen yang diperlukan untuk mendaftar beasiswa. Mulai dari perlengkapan dokumen yang diminta oleh pemberi beasiswa, hingga tambahan lainnya. Dan usahakan untuk mendaftar beasiswa lebih awal, agar nantinya masih ada jeda waktu untuk persiapan.

Kelima, bagaimana agar lulus tes IELTS dan TOEFL sebagai syarat tembus beasiswa? Jika target ingin belajar ke luar negeri, dua sertifikasi kemampuan bahasa Inggris ini bisa menjadi kunci untuk membuka pintu universitas dan juga beasiwa.

Terpenting adalah perbanyak berlatih tentang soal-soal mengenai IELTS dan TOEFL. Jangan ragu untuk belajar berbicara dalam bahasa Inggris. Karena, saat penilaian speaking setidaknya harus bisa menunjukkan kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris meskipun masih salah-salah grammer.

"Jangan takut untuk mendaftar beasiswa meski ada persyaratan yang belum bisa terpenuhi. Paling penting adalah coba dulu, kuncinya kerja keras tetap nomor satu dalam mendapatkan beasiswa. Jika gagal ya coba lagi, jangan patah semangat," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved