Dokter RS Telogorejo Dibunuh Anak Kos, Begini Kesaksian Kolega Korban di Persidangan
Keesokan harinya, Dion melihat rekaman kamera CCTV yang ada di Telogorejo bersama petugas Polsek Semarang Tengah.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: abduh imanulhaq
Keesokan hari, Nanik tak masuk bekerja karena masih tanggal merah.
Nanik dijadwalkan mulai aktif bekerja pada 25 April.
Ternyata pada hari tersebut yang bersangkutan tidak masuk.
Begitu pula pada hari berikutnya.
Dion kemudian mendapat pesan singkat dari teman gereja korban untuk mendatangi rumah dokter Nanik.
Bersama istri, dia datang ke rumah korban.
Ternyata pemilik rumah tak ada di tempat.
Anak kos yang tinggal di rumah korban juga menyampaikan yang bersangkutan tidak ada.
Dion setiap berkunjung ke rumah korban hanya berada di halaman, tak pernah masuk.
Pada hari dia berkunjung dengan istri, tak terlihat Freed yang biasa digunakan Nanik.
Saat itu mobil yang berada di rumah korban adalah Starlet.
"Dokter Nanik punya dua mobil, Freed dan Starlet. Mobil yang biasa digunakan mobil Freed. Waktu itu, mobilnya tidak ada," tuturnya.
Setelah melihat mobil tak ada di rumah korban, dia menuju ke rumah tetangga sebelah yang juga keluarga Nanik.
Kepadanya, Dion menerangkan ikhwal Nanik yang tak masuk kantor.
Dia tak lupa menghubungi anak dokter itu di Jakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dokter-nanik-tri-mulyani_20170926_005341.jpg)