Komik Digital Jadi Tren, Kini Arif Tak Perlu Bolak-Balik ke Toko Buku
Transformasi digital saat ini, turut mengubah perilaku seseorang, termasuk dalam hal membaca komik.
Penulis: raka f pujangga | Editor: bakti buwono budiasto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Transformasi digital saat ini, turut mengubah perilaku seseorang, termasuk dalam hal membaca komik.
Sebelumnya, penikmat komik harus menyewa atau membeli terlebih dulu untuk bisa membaca cerita bergambar tersebut.
Kini, komik pun ikut bertransformasi ke bentuk digital.
Keberadaan komik digital memudahkan seseorang jika menikmati cerita-cerita komik tanpa harus repot membuka tutup kertas.
Satu di antaranya Abdul Arif (25), warga Kudus, yang mengungkapkan kemudahannya dalam membaca buku komik secara digital melalui ponselnya.
Sebelumnya, Arif harus membeli buku komik untuk bisa membaca komik kegemarannya di antaranya komik berjudul Budha.
"Sewa buku komik nggak pernah, biasanya saya beli. Harganya variatif, per jilidnya sekitar Rp 40 ribu hingga Rp 70 ribu," jelas dia pada tribunjateng.com, Sabtu (30/9/2017).
Namun, untuk mendapatkan satu serial komik, biasanya dijual dalam satu paket.
Tentu Arif harus merogoh koceknya jauh lebih dalam.
"Kalau beli paketan juga ada, harganya sekitar Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu per paketnya," jelas dia.
Kini, Arif yang masih menyukai komik itu juga ikut beralih membaca komik dari aplikasi Line secara gratis.
Pengguna Indosat Ooredoo itu, sudah bisa membaca komik sepuasnya dari ponsel pintarnya.
"Kelebihannya tidak hanya gratis, kalau ada pembaruan (cerita baru) juga ada notifikasi yang masuk ke ponsel," jelas Arif.
Menurutnya, membaca webtoon melalui aplikasi Line juga bagus karena bisa mewadahi anak-anak zaman sekarang membuat komik digital.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/komik-digital_20170930_110358.jpg)