Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liga 2 Indonesia

Fans PSS Sleman Bentangkan Spanduk dan Bikin Koreografi Tentang Kekecewaannya

Mereka memaksa merangsek masuk ruang ganti pemain sambil berteriak-teriak mengungkapkan rasa kecewa.

TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI
Fans PSS unjuk aksi koreografi dalam laga menjamu Persis di Stadion Maguwoharjo, Selasa (10/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SLEMAN - PSS Sleman harus mengubur mimpi bermain di kompetisi sepakbola tertinggi Tanah Air musim depan.

Langkah mereka terhenti di babak 16 besar Liga 2.

Meski menang 2-1 atas Persis Solo di Stadion Maguwoharjo, Selasa (10/10/2017), PSS kandas karena pada waktu yang sama PSPS menang 4-0 atas Cilegon United.

Nilai PSS dan PSPS pun sama 8 tapi klub Riau yang berhak lolos karena menang head to head dalam dua pertemuan melawan PSS.

Tak urung ekspresi kekecewaan terlihat dari pendukung PSS meski tim kesayangannya sukses revans atas Persis.

Mereka sedih Super Elja tak berhasil ke babak delapan besar sehingga target ke Liga 1 batal tercapai.

Aksi protes sempat dilakukan sejumlah fans sebagaimana dilaporkan Tribun Jogja.

Mereka memaksa merangsek masuk ruang ganti pemain sambil berteriak-teriak mengungkapkan rasa kecewa.

Namun, situasi kembali kondusif setelah petugas keamanan turun tangan.

Para pemain dan manajemen klub juga menampakkan kekecewaan mereka.

Di antaranya Imam Bagus yang meneteskan air mata tatkala memasuki ruang ganti seusai pertandingan.

Imam mencetak gol melalui sundulan yang menyamakan kedudukan dengan Persis.

Ketika pertandingan, atmosfer tribun penonton memang dilingkupi perasaan pesimistis PSS lolos mengingat tergantung hasil partai lain.

Spanduk ungkapan perasaan suporter
Spanduk ungkapan perasaan suporter (TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI)

Beberapa spanduk, di antaranya bertuliskan kalimat "Liga 1 masih sebatas merindu...?!" serta "Kenyataan Jauh dari Impian!"

Ada juga koreografi dari Brigata Curva Sud (BCS) yang menggambarkan dua sosok pria.

Yang satu menunjukkan ekspresi frustasi, satu lagi menggambarkan pria yang berteriak, "Iki Pie Man?"

Masih ada pula tulisan, "Apapun yang terjadi jangan mundur." (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved