Liputan Khusus

Banyak Konten Porno di Google Drive, Begini Jawaban PR Google Indonesia

Public Relation Perwakilan Google Indonesia, Fatima Medina Septiyanti, ketika dikonfirmasi Tribunjateng.com

Banyak Konten Porno di Google Drive, Begini Jawaban PR Google Indonesia
tribunjateng/dok
Google menggelar training atau workshop sehari di Sheraton Grand Hotel, Gandaria City Jakarta, Jumat (5/5/2017) diikuti oleh ratusan wartawan cetak, online, radio maupun televisi dari berbagai media di Indonesia. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Perwakilan Google Indonesia ketika dikonfirmasi Tribunjateng.com terkait dengan maraknya konten negatif di Google Drive hanya memberi keterangan tertulis terbatas, dan tidak menjawab semua pertanyaan yang diajukan.

Ia hanya menjelaskan, kumpulan data yang muncul di Google Drive datang dari berbagai sumber yang diunggah pengguna, dan juga dapat diakses pengguna lain.

Menurut dia, pengaturan akan siapa saja yang dapat melihat file yang telah diunggah juga ditentukan sendiri pemilik file di dalam Drive. Seluruh file di dalam Drive dapat dibagikan ke siapapun sesuai dengan kehendak pemilik.

Pemilik dapat menentukan setiap pengguna yang memiliki akses terhadap file tersebut, atau melakukan bentuk perubahan yang dikehendaki.

"Hal itu seperti hanya melihat/view only, memberikan komentar/comment only, atau bahkan juga dapat mengubah atau membuka untuk setiap orang agar dapat mengakses suatu file atau folder dengan mengaktifkan menu 'Get sharable link'," katanya.

Dikatakannya, setiap pengguna dapat melaporkan perilaku atau tindakan yang dinilai sebagai bentuk pelanggaran menurut ketentuan pelayanan dan kebijakan program Google.

Hal itu seperti spam, malware, kekerasan, eksploitasi anak, informasi rahasia pribadi, aktivitas ilegal, material yang secara eksplisit mengandung unsur pornografi, dan lain-lain.

"Dalam studi kasus ini (pornografi-Red), kita bisa pilih menu Report Abuse, kemudian pilih Report images, PDFs, and other content in Google Drive. Tetapi perlu diketahui bahwa setiap laporan yang masuk tidak menjamin dihapusnya atau dihilangkannya file yang dimaksud. Konten yang dilaporkan harus sesuai dengan ketentuan pelayanan dan kebijakan program Google," jelasnya.

Perwakilan Google Indonesi mengungkapkan, pengguna yang menemukan konten yang tidak sesuai, dapat melakukan laporan melalui tautan berikut:

https://support.google.com/docs/answer/2463296?visit_id=1-636433054974459042-1183223637&rd=1.

Terkait dengan bagaimana tanggapan Google soal pemanfaatan Google Drive untuk konten pornografi dan tindakan apa yang diambil setelah mengetahui hal itu, dan sejumlah pertanyaan lain, Dina, tidak memberi jawaban. (tribunjateng/cetak/lipsus)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved