Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wah Ketua RT di Desa Gajah, Demak Sudah Diproteksi BPJS Ketenagakerjaan

"Nggak nyangka sekarang ketua RT juga bisa punya kartu BPJS Ketenagakerjaan," jelas Muallamah

Penulis: rival al manaf | Editor: muslimah
Tribun Jateng/rival al manaf
Muallamah (berjilbab) berjabat tangan dengan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit, Yosef Rizal di Balai Desa Gajah, Kamis (19/10/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Seketika Muallamah mengangkat dengan dua tangan kartu BPJS yang diberikan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Semarang Majapahit, Yosef Rizal di Balai Desa Gajah, Kecamatan Gajah, Demak, Kamis (19/10/2017).

Kejadian itu tidak bisa menutupi rasa bahagia wanita yang juga ketua RT. "Nggak nyangka sekarang ketua RT juga bisa punya kartu BPJS Ketenagakerjaan," jelas Muallamah.

Dahulu, ketika ditunjuk sebagai ketua RT ia sudah meyakinkan diri bahwa pekerjaan itu ialah murni pengabdian sehingga ia tidak mengharap intensif atau imbalan apapun.

"Tapi ya namanya rejeki, malah dapat kartu BPJS dengan proteksi kecelakaan kerja dan kematian, ya bersyukur," bebernya.

Kades Gajah, Masrukhin menjelaskan pihaknya memang ingin memproteksi perangkatnya hingga ke tingkatan RT.

"Alhamdulilah di desa kami mulai dari Ketua RT, RW, hingga Kades sudah terproteksi BPJS Ketenagakerjaan iurannya semua sama Rp 10.200 per bulannya," jelas Masrukhin.

Menurutnya, ketua RT dan RW memang mendapat insentif dari Anggaran Dana Desa (ADD) yang diberikan rutin setiap bulan. Dari situlah iuran untuk membayar BPJS diberikan.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Semarang Majapahit, Yosef Rizal menandaskan baru Desa Gajah yang sudah memproteksi jajaran pemerintahannya hingga tingkat Ketua RT.

"Kalau perangkat desa sudah diproteksi di Demak, namun yang hingga ke tingkat ketua RT baru di Gajah," imbuhnya.

Ia berharap kedepan semakin banyak para ketua RT di Kota Wali yang ikut serta.

"Sebenarnya jika orang-orang sudah paham dengan proteksi BPJS Ketenagakerjaan pasti akan bergabung, kendalanya adalah memahamkan mereka, nah dengan kerjasama bersama pemerintah desa ini kami ingin mensosialisasikan hingga ke tingkat petani," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved