SATU HARI, Densus 88 Tangkap Sembilan Terduga Teroris di Empat Provinsi
Densus 88 menangkap satu keluarga terduga teroris di Dusun Paturen, Pagersari, Patean, Kabupaten Kendal, Selasa (24/10)
Kendati demikian, Suyoto tidak mengetahui alamat Khaerudin, hanya ada informasi mengontrak sebuah rumah di Sukorejo. "Dia bukan warga sini," imbuhnya.
Kapolsek Patean AKP Abdullah Umar mengatakan ada penangkapan terduga teroris di wilayah Dusun Paturen.
“Benar telah terjadi penangkapan terduga teroris di Dusun Paturen oleh Densus 88," terangnya singkat.
Kapolres Kendal AKBP Adiwijaya, yang saat ini berada di luar kota, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ada warga Kendal yang ditangkap Densus 88 kemarin.
"Langsung dibawa oleh tim Densus 88 ke Semarang selanjutnya ke Jakarta," ujarnya singkat.
Hingga kemarin belum diketahui nasib Khoerudin bersama istri dan anaknya yang masih sekolah di PAUD.
Dari informasi yang diperoleh, penangkapan terduga teroris tersebut, terkait kelompok jaringan teroris Abu Roban. Kelompok ini sempat terlibat baku tembak dengan petugas di Tuban Jawa Timur beberapa bulan lalu.
Empat Wilayah
Jelang akhir tahun, Detasemen Khusus 88 meringkus sejumlah terduga teroris. Sedikitnya, sembilan teroris ditangkap. Para terduga teroris ini diciduk di empat wilayah Tanah Air.
"Operasi penindakan serentak yang dilakukan pada hari ini, Selasa tanggal 24 Oktober 2017 di beberapa wilayah Indonesia berhasil menangkap sembilan orang tersangka terorisme," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, Selasa (24/10).
Menurutnya, sembilan teroris ini ditangkap di Sulawesi Selatan, Pekanbaru, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ia menjelaskan, saat menggelar operasi di Sulawesi Selatan, Densus menangkap Bakri alias Bakri Baroncong alias Aslam alias Pak Nur.
Sementara di Jawa Timur, Densus meringkus Hendrasti Wijanarko alias Koko alias Jarwoko alias Lir Ilir. Sedangkan di Jawa Tengah, Densus menangkap Muhammad Khoirudin dan Hasby.
Penangkapan terbanyak dilakukan Densus 88 di Riau. Lima terduga teroris yang ditangkap antara lain Yoyok Handoko alias Abu Zaid, Wawan alias Abu Afif, Beni Samsu Trisno alias Abu Ibrohim, Handoko alias Abu Buchori, dan Nanang Kurniawan alias Abu Aisha.
"Untuk selanjutnya dilakukan akan intrograsi terhadap yang bersangkutan," kata Rikwanto.
Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Komisaris Besar Frans Barung Mangera mengamini perihal penangkapan terduga teroris Hendrasti Wijanarko. Hendrasti Wijanarko ditangkap di Desa Bangunasri, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tim-gegana-dan-polres-kendal-menyisir-rumah-irsyad-terduga-teroris-di-randusari_20170411_205027.jpg)