FOCUS
Kambing Hitam di Laut
Setengah jam setelah api berkobar, seluruh penumpang sudah berada di dalam sekoci. Demikian pula kru kapal tersebut.
Penulis: abduh imanulhaq | Editor: bakti buwono budiasto
Kemudian penegakan hukum oleh institusi terkait harus konsisten dan konsekuen. Jangan karena ingin melindungi segelintir orang, pelanggaran regulasi diabaikan atau malah ditutupi.
Masalah manifes ini penting karena jumlah alat keselamatan memang disesuaikan dengan kapasitas kapal. Kita tak bisa membayangkan jika sekoci yang tersedia tak cukup bagi penumpang yang ada di geladak.
Berkaca pada musibah KM Dharma Kencana II, standar kompetensi yang tinggi bagi awak kapal dan nakhoda juga mutlak diperlukan. Dalam kondisi darurat, langkah mereka mengantisipasi risiko akan menentukan keselamatan penumpang.
Sekali lagi, ucapan terima kasih dan salut pantas kita haturkan bagi para kru Kapal Dharma Kencana II. Kesigapan mereka membuat ratusan keluarga tak kehilangan anggotanya. (tribunjateng/cetak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/abduh-imanulhaq-atau-aim-wartawan-tribun-jateng_20170825_072028.jpg)