Cerita Satgas Yonif 410/Alugoro Kodam IV/Diponegoro Empat Hari Terobos Hutan Belantara

‎Bertugas di perbatasan bukan hanya soal mengamankan kedaulatan wilayah teritorial negara

Cerita Satgas Yonif 410/Alugoro Kodam IV/Diponegoro Empat Hari Terobos Hutan Belantara
ISTIMEWA
Tim patroli kesehatan Satgas Yonif 410/Alugoro, Kodam IV/Diponegoro, menggelar pengobatan dan konsultasi kesehatan gratis, di pedalaman Papua. Tepatnya di Kampung Sawabum dan Sawanawa, Distrik Arso, Kabupaten Keerom 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - ‎Bertugas di perbatasan bukan hanya soal mengamankan kedaulatan wilayah teritorial negara.

Melainkan juga mengemban misi kemanusiaan.

Inilah yang dilakukan ‎Satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia (RI) - Papua New Guinea (PNG) dari Yonif 410/Alugoro jajaran Kodam IV/Diponegoro.

Mereka menggelar patroli kesehatan di pedalaman Papua, dengan target sasaran warga di Kampung Sawabum, Distrik Arso, Kabupaten Keerom.‎‎

"Kami di sini juga bertugas membantu kesulitan warga, termasuk soal kesehatan mereka. Tugas tentata bukan melulu soal perang bersenjata," kata Wakil Komandan (Wadan) Satgas Yoniff 410/Alugoro, ‎Mayor (Inf) Acuk Adrianto, kepada Tribun Jateng, melalui layanan pesan WhatsApp (WA), Kamis (9/11/2017).‎

Baca: Akan Ada Kolam Renang Outdoor dan Indoor di Alton Apartemen Semarang

‎Perjalanan yang harus dilalui, demi menjalankan misi kemanusiaan tersebut, sungguh tak mudah.

Para anggota Satgas 410/Alugoro harus rela menempuh perjalanan empat hari tiga malam, Jumat (3/11) - Senin (6/11), membelah lebatnya hutan belantara di daratan Papua.‎

"Medan berat yang ada, tak memungkinkan dilalui kendaraan. Mau tak mau, kita harus berjalan kaki menuju ke sana," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: yayan isro roziki
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved