Puluhan Ribu KK di Kendal Tidak Memiliki Jamban, Awas Bakteri E Coli Mengintai
Banyaknya warga yang tidak memiliki jamban yang sehat dapat menyebabkan penyebaran penyakit yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli atau E Coli.
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Perilaku masyarakat Indonesia yang membuang air besar sembarangan masih terjadi.
Hal tersebut juga masih dilakukan oleh sejumlah masyarakat di Kabupaten Kendal.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Sri Mulyani menjelaskan sebanyak 40.000 Kepala Keluarga (KK) di Kendal belum memiliki jamban sehat.
Baca: Nelayan di Tegal Demo Menteri Susi Pudjiastuti
Banyaknya warga yang tidak memiliki jamban yang sehat dapat menyebabkan penyebaran penyakit yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli atau E Coli.
Bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional tahun 2017, Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal akan menyukseskan program Open Defecation Free (ODF) atau Bebas dari BAB Sembarangan.
"Targetnya pada tahun 2018 seluruh desa dinyatakan ODF. Dengan program itu maka tidak ada lagi desa yang tidak memiliki jamban sehat," ujarnya, Senin (13/11/2017).
Baca: Warga Batang Mengeluh Karena Hutan Kota Rajawali Kerap Dipakai Anak Muda Untuk Hal Ini
Ia menambahkan Dinas Kesehatan juga telah bekoordinasi dengan Koramil dan Baznas dalam menyukseskan program tersebut.
Nantinya pemerintah juga akan membangun 1.000 jamban sehat.
"Indonesia Sehat dimulai dari Keluarga yang sehat. Maka dari satu program diantarannya Gerakan Masyarakat Sehat atau sering disebut Germas," tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wakil-bupati-kabupaten-kendal-masrur-masykur_20171113_174644.jpg)