Inilah Alasan BTPN Syariah Fokus Nasabah Perempuan
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah fokus memberikan kredit kepada kaum perempuan dari segmen prasejahtera produktif.
Penulis: raka f pujangga | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah fokus memberikan kredit kepada kaum perempuan dari segmen prasejahtera produktif.
Direktur Utama BTPN Syariah, Ratih Rachmawaty mengatakan pihaknya telah melayani sekitar 2,8 juta nasabah perempuan hingga September 2017.
Hal itu juga mencatatkan aset BTPN Syariah sebesar Rp 8,54 triliun, atau naik sekitar 36 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.
"Jumlah nasabah 2,8 juta yang diakumulasi sekarang sudah mencapai 4 juta dari dulu sampai sekarang semuanya perempuan. Karena perempuan punya peran penting dalam ekonomi keluarga," jelas dia disela-sela Talkshow Keuangan dan Pemberdayaan Perempuan melalui Pembiayaan Syariah, di RM Rodjo Semarang, Rabu (15/10/2017).
Dia mengatakan, melalui filosofi 'do good, do well' BTPN Syariah tidak hanya memberikan pembiayaan tetapi juga pendampingan.
Sehingga perempuan di segmen prasejahtera produktif untuk berpartisipasi meningkatkan penghasilan keluarga.
"Banyak nasabah yang sekarang bisa mengganti kayu bakar sebagai bahan bakar memasak menjadi gas. Perubahan itu tentu menggembirakan bagi kami, bahwa program ini memberikan nampak nyata," ujarnya.
Dia menjelaskan, dari penyaluran pembiayaan sekitar Rp 5,75 triliun secara nasional, Provinsi Jateng memiliki kontribusi yang cukup besar pada kisaran Rp 1,1 triliun.
Jika dirata-rata jumlah pembiayaan masing-masing nasabahnya sekitar Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta.
"Pasarnya di Jawa ini memang besar mempresentasikan angka secara nasional. Dan kontribusinya Jateng cukup besar, pada kisaran 20-25 persennya," jelas dia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/direktur-utama-btpn-syariah-ratih-rachmawaty_20171115_174130.jpg)