Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wow, 88 Hasil Riset Pelajar SD di Semarang Dipamerkan, Ubah Warna Bunga hingga Penggerak Kincir

Sisi menarik dari Science Fair SD Karangturi ini adalah jumlah karya ilmiah yang mencapai 88 kreasi.

Penulis: ponco wiyono | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUN JATENG/PONCO WIYONO
Kelompok siswa kelas 4B SD Karangturi memamerkan hasil karya ilmiah berupa mengubah warna bunga pada Science Fair SD Karangturi 2017, Jumat (17/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ratusan siswa SD hadir meramaikan pembukaan Science Fair SD Karangturi 2017, Jumat (17/11/2017).‎

Pameran karya penelitian ilmiah bocah-bocah sekolah dasar ini merupakan yang kedua.

Tahun ini bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke 88 sekolah Karangturi.

Sisi menarik dari Science Fair SD Karangturi ini adalah jumlah karya ilmiah yang mencapai 88 kreasi.

Kepala Departemen Sains SD Karangturi, Andreas Muri Iryanta, menyampaikan beberapa siswa dari sekolah lain diundang berpartisipasi.

"Semua siswa kami ikut serta kemudian ada 10 siswa dari enam SD mitra kami, yaitu dari SDN Sarirejo, Rejosari, Bugangan, Tunas Harum Bangsa, Petra, dan Kanisius Tlogosari," urai Andreas.

Acara ini dibuka Ketua Yayasan Karangturi, Harjanto Halim.

Pengusaha asal Semarang ini mengatakan bangsa Indonesia dalam 10 tahun lagi akan diisi generasi muda baru.

Mereka diharapkan mampu memimpin bangsa ini menuju keadaan yang lebih baik.

Harjanto pun menantang para siswa agar lebih kritis dalam mengemukakan pertanyaan serta lebih mampu berpikir kritis.

"Jangan hanya cari jawaban karena jawaban bisa didapat di Google. Buat pertanyaan karena riset berawal dari tanya. Semoga yang kalian capai nanti bisa mewujudkan target kita bersama, yakni menjadikan ekonomi Indonesia minimal 6 besar dunia dan nomor 1 di Asia Tenggara," tandas Harjanto disambut tepuk tangan hadirin.

Sejumlah hasil penelitian yang dipamerkan antara lain menjadikan warna bunga berubah dengan merendam tangkai di cairan pewarna makanan, mengawerkan bunga dengan cairan gula, dan mengubah tenaga baterai agar menggerakkan kincir angin. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved