PSIS Semarang Wajib Waspadai Dua Pemain PSPS Riau Ini di Laga Pamungkas
Selain nama striker naturalisasi Herman Dzumafo Epandi, gelandang Victor Pae turut menjadi perhatian eks pelatih Persiwa Wamena ini.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra
TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Pelatih PSIS Semarang Subangkit melakukan persiapan khusus menjelang laga hidup mati timnya di Liga 2 musim ini.
Mahesa Jenar akan menghadapi PSPS Riau di laga pamungkas babak delapan besar grup Y Liga 2, Selasa (21/11/2017) malam.
Jelang menghadapi PSPS Riau di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA) Bandung, Subangkit menceritakan ada dua pemain kunci di skuat utama Asykar Batuah.
Baca: Pengacara Setya Novanto Laporkan Para Pembuat Meme Terkait Kecelakaan Kliennya
Selain nama striker naturalisasi Herman Dzumafo Epandi, gelandang Victor Pae turut menjadi perhatian eks pelatih Persiwa Wamena ini.
Kedua tim diprediksi akan tampil terbuka dan mengejar kemenangan.
Beruntung bagi PSIS, hasil imbang cukup meloloskan mereka ke fase berikutnya.
"Kami sudah lihat permainan PSPS. Mereka ada dua pemain yang berbahaya. Yakni Dzumafo dan Victor Pae," kata Subangkit.
Baca: Pantai di Semarang Ini Bisa Untuk Melepas Penat dan Juga Mencari Kerang
Dia menginstruksikan kepada barikade terakhir Mahesa Jenar, Haudi Abdillah dan Ali Khumaidi untuk disiplin menjaga Dzumafo.
Pemain bertubuh besar ini memang dikenal lihai di depan gawang musuh.
Dzumafo, menurutnya, kerap menciptakan gol bagi timnya dari berbagai skema, termasuk set piece atau bola mati.
"Makanya saya tekankan ke pemain untuk memininalisir pelanggaran. Jangan membuat kesalahan di daerah sendiri. Berbahaya," terang dia.
Baca: VIDEO Lucunya Buruh Wanita Ini yang Berjoged saat Aksi Unjuk Rasa Menuntut Kenaikan UMK
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/psis-semarang_20171120_204732.jpg)