Seorang Remaja Mengamuk di Warung Kelontong, Tim Elang Datang, Akhirnya Tak Terduga
Tim Elang Polrestabes Semarang mendapat laporan ada remaja mengamuk di warung kelontong, Selasa (21/11/2017) dini hari.
Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: bakti buwono budiasto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim Elang Polrestabes Semarang mendapat laporan ada remaja mengamuk di warung kelontong, Selasa (21/11/2017) dini hari.
Laporan itu berasal dari grup Facebook Media Informasi Kota Semarang, atau lebih dikenal MIK Semar.
Lokasi yang dimaksud daerah Jalan Dr Ismail, Gisikdrono, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah.
"Oke kita cek sama-sama," ajak Katim Elang, Iptu Priatino Utomo kepada Tribunjateng.com, seketika mengetahui laporan itu.
Baca: VIRAL! Mantan Pembunuh Bayaran Ini Tak Bisa Lupakan Korban Terakhirnya, Hingga Akhirnya . . .
Saat adanya laporan, personel Elang sedang berpatroli di wilayah Kedungmundu Raya.
Polisi pun memacu kencang si Ranger, mobil kabin ganda yang kerap dioperasikan tim Elang.
Waktu perjalanan dari Kedungmundu ke Gisikdrono hampir 10 menit.
Personel Elang tak langsung mengetahui lokasi yang dimaksud.
Baca: Zinedine Zidane Bakal Diganti Pelatih Ini?
Mereka kali ketiga bertanya ke warga setempat, alamat Jalan Dr Ismail RT 1 RW 11.
Tibalah tim Elang di lokasi yang dituju.
Tampak empat remaja duduk di lincak, depan rumah.
Beberapa remaja tampak melambai-lambaikan tangan ke arah polisi.
"Ini pak, orangnya. Tolong dipriksa, pak. Dia linglung, mungkin minum koplo," ujar remaja setempat.
Diketahui, orang yang linglung tersebut berinisial WH (16).
Baca: 5 Fakta Istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, Nomor 4 Tak Disangka-Sangka
"Dia tadi sempat dimassa (dikeroyok) warga. Karena ngamuk di warung situ. Lalu kami amankan," imbuh remaja lain.
WH mengaku warga Lemah Gempal, Bulustalan, Semarang Selatan.
Dia tampak linglung. Polisi pun gemas saat pemeriksaan.
"Saya cuma minum ciu, pak, tadi sore. Tidak ngepil kok. Saya antingepil," tuturnya.
Beberapa kali WH juga tampak kebingungan mencari motornya.
Baca: Buntut Gagal ke Piala Dunia, Presiden PSSI-nya Italia Mengundurkan Diri
Saat sedang diperiksa dia malah mondar-mandir di halaman rumah warga setempat.
Polisi tak menemukan pil koplo yang didugakan.
"Anak ini aneh. Kalau mabuk, tak mungkin perilakunya kayak orang kebingungan, ketakutan gitu," kata personel Elang.
Polisi sepakat mengantar WH pulang ke rumah, daerah Lemah Gempal.
Cerita Ayah
Tiba di rumah, WH masih kebingungan mencari motornya.
Dia lupa lokasi parkir terakhir kali.
"Kamu bangunkan ayahmu dulu. Saya mau ngobrol sama ayahmu," pinta Iptu Priatino.
Sejurus kemudian, ayah WH pun keluar dari dalam rumah.
Baca: Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-18, Indonesia Masuk Grup Sulit
Priatino menjelaskan kronologi WH diantar pulang tim Elang.
"Apakah WH itu sering berperilaku aneh? Dia seperti orang kena efek pil koplo," tanya Priatino ke ayah WH.
"Bukan maksud saya membela, pak. WH ini saat SD pernah kecelakaan. Luka di kepala. Jadi memang agak aneh," ujar ayah WH.
Perbincangan tak berlangsung lama, tim Elang berpamitan meninggalkan rumah WH.
Saksikan video siaran langsung tim Elang mengamankan WH, melalui halaman Facebook tribunjateng.com.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tim-elang_20171121_070158.jpg)