Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Fenando DC Pinjol Pembuat 'Prank Kebakaran' Datangi Damkar dan Minta Maaf

Ulah Bonefentura Soa alias Fenando, debt collector pinjaman online ( DC pinjol) yang membuat “prank kebakaran”, berujung “hukuman lapangan”.

Penulis: Achiar M Permana | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Tribun Jateng Hari Ini Minggu 26 April 2026 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG — Ulah Bonefentura Soa alias Fenando, debt collector pinjaman online ( DC pinjol) yang membuat “prank kebakaran”, berujung “hukuman lapangan”.

Di halaman Kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Jalan Madukoro Raya, Semarang Barat, Senin (25/4/2026) petang, Fenando diminta memakai perlengkapan lengkap petugas damkar dan menjalani simulasi penanganan kebakaran.

Fenando tampak memakai jaket tahan panas, helm, sepatu khusus, hingga perlengkapan pernapasan.

Ia kemudian diminta berlari sambil membawa selang, menyemprot air, hingga melipat kembali selang seperti prosedur petugas Damkar.

“Capek, pegal tangannya, bajunya berat banget, cukup sulit kerjanya damkar,” ujar Fenando, seusai simulasi, Sabtu (25/4/2026).

Ia juga menyampaikan pesan kepada sesama penagih utang agar tidak melakukan cara serupa.

“Untuk teman-teman DC, kalau nagih sesuai SOP saja, jangan merugikan pihak lain termasuk tim damkar,” katanya.

Fenando datang ke kantor Dinas Damkar Kota Semarang bersama istri, anak balitanya, serta sejumlah temannya, pada pukul 16.35, persis 25 menit sebelum batas waktu. 

Sebelumnya, pihak Damkar memberikan tenggat, jika Fenando tidak datang hingga pukul 17.00, proses “prank kebakaran” akan dilanjutkan ke Polrestabes Semarang.

Di hadapan petugas Damkar dan wartawan, Fenando menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas perbuatannya.

“Mungkin perbuatan saya ini merugikan bukan hanya satu pihak, tapi banyak pihak.

Saya mengakui kesalahan yang saya buat,” ujar Fenando dengan suara lirih dan kepala menunduk.

Ia juga meminta maaf kepada jajaran Damkar Kota Semarang serta pemilik warung yang menjadi lokasi laporan fiktif.

“Saya datang untuk mempertanggungjawabkan apa yang sudah saya buat kepada masyarakat Semarang, khususnya tim Damkar, dan juga kepada Pak Ngadi (pemilik warung—Red),” katanya.

Fenando menyatakan siap menerima konsekuensi atas tindakannya, termasuk sanksi sosial.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved