Kapolsek Ngaliyan Bantah Kabar Dua Tahanan Kabur, Begini Kejadian Sebenarnya
Kapolsek Ngaliyan Bantah Kabar Dua Tahanan Kabur, Begini Kejadian Sebenarnya
Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Beredar berita dua tahanan Polsek Ngaliyan kabur, Kamis (23/11/2017) siang.
Berita itu ditayangkan sebuah media online pada Jumat (24/11/2017) dini hari.
Kapolsek Ngaliyan, Kompol Donny Eko Listianto menyangkal adanya berita tahanan kabur.
"Tidak ada tahanan kami yang kabur. Itu remaja mabuk pil yang kami amankan di UIN. Bukan tahanan ya, beda," katanya saat dikonfirmasi Tribunjateng.com.
Dia menjelaskan jajaran Polsek Ngaliyan mendapat laporan dari satpam Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, ada dua remaja mabuk di kampus 3, Kamis (23/11/2017) sekitar pukul 13.00 WIB.
Laporan itu segera direspon petugas jaga, selanjutnya mendatangi lokasi yang dimaksud.
"Kami bawa dua remaja itu ke polsek untuk didata dan pembinaan. Orangtuanya kami panggil. Yang namanya orang mabuk pil obrolannya ngalor-ngidul saat dia ditanya-tanya petugas kami," terang Donny.
"Mereka gak bisa diam. Jalan sana, jalan sini. Sempat keluar Polsek juga. Lalu dibawa masuk petugas kami lagi," imbuhnya.
Dua remaja itu berinisial AF (17) dan MF (17).
Mereka warga Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.
"Setelah orangtuanya datang, mereka kami bina lalu pulangkan. Sekali lagi, bukan tahanan ya. Mereka tidak berbuat kejahatan," tuturnya.
Donny menyayangkan pemberitaan tahanan Polsek Ngaliyan di media online tersebut ditayangkan tanpa konfirmasi dari pihaknya.
"Padahal jam segitu saya masih di kantor. Tak ada kejadian tahanan kabur. Kalau ada, pastinya sudah geger," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kapolsek-ngaliyan-kompol-donny-eko-listianto_20171124_083106.jpg)