Hendi : Pembangunan Baru Terasa Di Era Presiden Jokowi
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan jika pembangunan baru terasa ketika Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
Penulis: galih permadi | Editor: bakti buwono budiasto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan jika pembangunan baru terasa ketika Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
"Jujur harus diakui bahwa pembangunan yang luar biasa baru terasa setelah Presidennya Pak Jokowi," tegas Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, disela-sela kegiatan Peringatan Hari Bhakti PU (pekerjaan umum) ke-72 di Kota Semarang (27/11/2017) dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com
Wali kota Semarang yang biasa disapa Hendi itupun bahkan secara rinci menyebut beberapa contoh hasil pembangunan yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi di Kota Semarang.
"Kita bisa lihat sendiri bagaimana Kampung Bahari di Kota Semarang telah dibangun sedemikian cepat, belum lagi jalan tol yang pembangunannya berhenti sejak tahun 1997, kini telah dibangun kembali di era pak Jokowi," rinci Hendi.
Baca: Tips Merawat Wajah Tetap Cantik dari Denok Kota Semarang 2017, Jangan Keringkan Pakai Handuk!
"Untuk itu semangat pembangunan ini penting untuk kita sengkuyung bersama-sama dengan terus saling bersinergi dalam segala hal," tambahnya.
Salah satu bentuk sukses sinergitas itu setidaknya terlihat dari berkurangnya jumlah wilayah kumuh di Kota Semarang.
Tercatat pada awal tahun 2016 setidaknya ada 415 Ha wilayah kumuh yang ada di Kota Semarang.
Baca: Saat Rektor UPGRIS Main Wayang Orang Jadi Prabu Destarastra , Begini Jadinya
Luasan tersebut kemudian menyusut drastis di awal tahun 2017, dengan hanya menyisakan wilayah kumuh seluas 361 Ha.
Dalam melakukan upaya pengentasan wilayah kumuh itu sendiri, Wali Kota Hendi bersama Pemerintah Kota Semarang menjalankan program Kampung Tematik pada 113 Kelurahan di Kota Semarang.
Sedangkan Presiden Jokowi melalui Kementrian PUPR menjalankan program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) pada 38 Kelurahan di Kota Semarang.
Dan bertepatan dengan Peringatan Hari Bhakti PU Ke-72 di Kota Semarang (27/11), Pemerintah Kota Semarang kembali bersinergi dengan meresmikan TPS 3R untuk merangsang masyarakat agar lebih peduli lagi kepada lingkungannya, terkhusus di lingkungan Kota Semarang.
Baca: VIDEO: Detik-detik Harimau Lepas dari Kandang Serang Penonton SIrkus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/saking-mbludaknya-wali-kota-semarang-hendrar-prihadi-turun-tangan_20171105_142115.jpg)