Sabtu, 16 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Opini

6 Alasan Mengapa Jokowi Layak 2 Periode

Agenda untuk menampilkan sosok nasionalis menjadi sangat penting dan mendesak.

Tayang:
Editor: abduh imanulhaq
IST
6 Alasan Mengapa Jokowi Layak 2 Periode. Opini ditulis oleh Harry Xiao, Direktur Indaya Leadership Co dan Pelatih Kepemimpinan 

5. Dicintai Rakyat

Mungkin ada yang protes dengan alasan kelima ini. Terutama bagi Anda yang anti-Jokowi. Tapi saya tidak melihat ada presiden lain di Indonesia yang begitu dicintai rakyat dengan tulus, selain Soekarno dan Jokowi. Ini adalah bekal penting bagi seorang pemimpin untuk menjalankan tugasnya. Jokowi di mata saya tampak begitu manusiawi, membumi, bisa disentuh, dan menyentuh hati banyak orang. Pemimpin yang dicintai akan mendapatkan semua yang dibutuhkan dari rakyatnya. Rakyat akan rela berkorban dan bersama-sama membangun negeri.

6. Muslim Nasionalis

Bagi Indonesia yang sebagian rakyatnya beragama Islam tentu sangat logis jika memilih pemimpin yang muslim. Namun demikian, Indonesia bukanlah Negara Islam. Indonesia mempunyai dasar Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Terlebih kondisi saat ini ketika ada pihak-pihak yang ingin merongrong kedaulatan Pancasila sebagai dasar negara. Agenda untuk menampilkan sosok nasionalis menjadi sangat penting dan mendesak. Presiden Indonesia harus lebih mengedepankan prinsip kesatuan dalam keberagaman, dibandingkan perpecahan dalam penyeragaman.

Terlepas apakah Anda setuju atau tidak setuju dengan 6 alasan yang saya tulis, tulisan ini saya buat tanpa tendensi apa pun. Murni hanya karena kecintaan sekaligus keprihatinan pada bangsa ini. Mungkin masih ada 1.000 alasan lain yang membuat Jokowi pantas dipilih kembali di tahun 2019 nanti. Bagi saya 6 hal ini sudah cukup.

Tentu masih ada orang-orang yang juga memiliki kapabilitas untuk memimpin negeri ini. Tapi saya lihat sudah ada sosok Jokowi yang dalam 3 tahun sudah banyak membuat gebrakan. Layak mendapat kesempatan untuk menyelesaikan masa jabatan dengan baik. Jika perlu dua periode untuk menuntaskan apa yang telah beliau mulai untuk Indonesia.

Mari kritisi Presiden dengan masukan dan rambu-rambu yang baik dan bermanfaat. Tapi jangan lakukan hal-hal yang mencederai bangsa sendiri dengan kecurangan, kebohongan, dan saling mengadu domba. Jika para petinggi partai politik mau duduk bersama dan menyusun cetak biru untuk Indonesia masa depan, alih-alih saling gontok-gontokan sendiri, saya yakin dalam 10-20 tahun ke depan Indonesia siap terbang menjadi Garuda Asia yang kita banggakan.

Semoga tulisan ini tidak terlalu pagi untuk menyusup di sela-sela kondisi bangsa yang semakin memanas. Dan, semoga tulisan ini bisa direnungkan secara mendalam, dengan kepala dingin dan hati yang jernih. (*)

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved