Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tiap 45 Menit Dijual dengan Harga Segini, Pengakuan TKW yang Dijadikan Budak Nafsu Para Pria Amerika

Di sana, ia ditempatkan dengan dua wanita muda lainnya di sebuah loteng. Lalu, ia diminta untuk menanggalkan pakaiannya

Editor: muslimah
bangkapos/net
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Seorang wanita asal Indonesia menceritakan kehidupannya yang menjadi korban perdagangan manusia.

Kepada Fox 61, seorang wanita bernama Shandra Woworuntu awalnya adalah seorang analis keuangan.

Namun, karena krisis perbankan di Asia pada tahun 1998, ia pun harus kehilangan pekerjaannya.

Padahal, saat itu ia baru saja melahirkan seorang bayi perempuan dan perlu memberikan masa depan untuknya.

Pada tahun 2001 saat usianya menginjak 24 tahun, ia mengambil sebuah iklan untuk pekerjaan selama enam bulan di Amerika Serikat.

Saat itu, ia berpikir bahwa dirinya akan ditempatkan di sebuah hotel untuk menjadi pelayan.

p
Sandra Woworuntu

Ia mengatakan kepada seorang pria bernama Johnny Wong untuk menjemputnya di Bandara Kennedy.

Setelah dijemput oleh Wong, ia pun diantar kepada seorang pria lain di Sheraton Hotel dekat Main Street di Flushing.

"Saya melihat pria itu membawa amplop uang besar ke Johnny Wong," ingat Woworuntu.

Tanpa disadari, ternyata wanita malang itu telah terjebak dalam pusara perdagangan manusia.

Kemudian, dia diserahkan ke pria lain lagi, dan berakhir di sebuah rumah di Bayside, Queens.

Di sana, ia ditempatkan dengan dua wanita muda lainnya di sebuah loteng.

Lalu, ia diminta untuk menanggalkan pakaiannya.

Tujuannya untuk memeriksa apakah Woworuntu memiliki penyakit kulit atau tidak.

Woworuntu pun menolak permintaan tersebut.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved