Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ganjar Pranowo: Ansor Harus Jadi Political Pressure Kebijakan Pemerintah

Hal itu diungkapkan Ganjar saat menjadi pembicara dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan VI.

Penulis: m nur huda | Editor: suharno
ISTIMEWA
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, saat menjadi pembicara dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan VI dan Latihan Instruktur 2, Pimpinan Pusat GP Ansor, di Ponpes Roudlotut Tholibin, Leteh, Kabupaten Rembang, Jumat (8/12/2017) petang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, berharap Gerakan Pemuda (GP) Ansor terus mengawal semua kebijakan publik serta perilaku para penyelenggara negara, agar tercipta good governance dan clean government.

Hal itu diungkapkan Ganjar saat menjadi pembicara dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan VI dan Latihan Instruktur 2, Pimpinan Pusat GP Ansor, di Ponpes Roudlotut Tholibin, Leteh, Kabupaten Rembang, Jumat (8/12/2017) petang.

Menurutnya, proyek proposal sosial yang disusun oleh para peserta dapat menjadi pendorong pada kebijakan publik. Mengingat, masing-masing peserta memiliki konsep yang berbeda-beda.

"Syukur-syukur ini bisa jadi pendorong untuk jadi kebijakan publik. Ansor bisa jadi 'political pressure' atau penekanan politik untuk kebijakan publik yang baik, bagaimana tidak korupsi, transparansi," katanya.

Baca: Pemda Punya Utang ke BPJS Kesehatan Rp 1,3 Triliun

Kemudian, gagasan kebangsaan yang dimiliki peserta diharap dapat lebih cepat mengaplikasikannya untuk perbaikan sistem yang telah ada.

"Saya tawarkan ansor magang, dengan pemerintah, parpol, pengusaha, kades, kiai. Maka magang ini bisa menrasfer seluruh konsep yang dimiliki," katanya.

Ia juga menilai, cara yang dilakukan Ansor melalui pelatihan khusus ini dapat meningkatkan kapasitas kader, dan SDMnya komplet. Cara ini sudah on the treck, tinggal dispesialisasi saja. Berikutnya dilakukan ujicoba lapangan agar bisa memunculkan apakah seluruh konsep itu bisa terinternalisasi.

"Sebab kekuatan ansor kan gede banget, karena se Indonesia," ujarnya.

Ganjar juga mengapresiasi penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan VI dan Latihan Instruktur 2 GP Ansor. Sebab pendidikannya diikuti oleh kader-kader terpilih se Indonesia.

"Pelaksanaanya juga dikampung kecil di Leteh Rembang, dan ini sangat monumental karena mereka belajar di tempat sangat terkenal dengan segala kehormatan yang melekat di situ tokoh-tokohnya," katanya.

Baca: Dalam Waktu Dekat, Seluruh Maskapai Indonesia Bisa Mendarat di Eropa dan Amerika

Selin Ganjar, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber lain di tiap sesinya. Antaralain Menteri Susi Pujiastuti, Ibu Sinta Nuriah Abdurrahman Wahid, KH Musthofa Bisri, KH Yahya Cholil Staquf yang kini menjabat Khatib Aam PBNU, dan tokoh-tokoh nasional inspiratif lainnya.

Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Quomas mengutarakan, bahwa jumlah peserta PKN Angkatan IV ada 146 peserta dan, LI 2 ada 83 peserta. Sebelumnya, mereka telah mengikuti seleksi secara ketat, baik administrasi maupun latarbelakangnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved