Pernah Lihat Wanita Cantik Brewokan? Bagini Analisa Dokter Spesialis di RS Hermina
Pernah Lihat Wanita Cantik Brewokan? Bagini Analisa Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RS Hermima RS Semarang
Penulis: Puspita Dewi | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Wilujeng Puspita Dewi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wanita asal kota Slough, Inggris, memiliki pertumbuhan rambut yang tidak wajar.
Wanita tersebut bernama Harnaan Kaur. Jambang dan kumis tumbuh lebat menutupi dagu cantiknya.
Bulu-bulu di wajah tersebut tumbuh saat Harnaan mengalami masa puber atau akil baligh.
Berbagai cara sudah ia tempuh, dari mencukur, mengoles krim penghilang bulu wajah, bahkan mengonsumsi obat untuk hilangkan bulu-bulu yang tak wajar itu.

Namun bulu-bulu tersebut tetap tumbuh bahkan semakin menghitam, layaknya wajah lelaki yang brewokan. Padahal Harnaan adalah perempuan cantik.
Kepada Tribunjateng.com, Rabu (13/12/2017), Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RS Hermima Banyumanik, dr Liza Afriliana Sp KK menuturkan bahwa kondisi tersebut disebut sebagai Hirsutism.
"Hirsutism adalah pertumbuhan rambut pada bagian tubuh yang normalnya tidak ada. Pada perempuan, normalnya tidak memiliki rambut di dagu apalagi sampai membentuk jambang, " tutur dokter Liza (34).
Pada umumnya, wanita memiliki hormon estrogen yang jauh lebih dominan daripada androgen.
"Hormon Androgen adalah hormon steroid yang merangsang pemeliharaan karakteristik laki-laki. Hormon Androgen meningkatkan aktivitas organ seks laki laki. Wanita yang memiliki hormon androgen lebih banyak daripada estrogennya dapat terkena hirsutism, atau rambut tumbuh tidak semestinya," tutur Dokter alumni Undip tersebut.

Wanita memiliki kumis tipis sudah menjadi hal biasa bagi masyarakat dunia.
Namun memiliki jambang dan wajah brewokan seperti Harnaan, kondisinya mampu menarik perhatian dunia.
Dokter di kota Slough tempat Harnaan tinggal mendiagnosa bahwa Harnaan terkena Gangguan sindrom ovarium polikistik (polycystic ovary syndrome/PCOS).
Kepada Tribunjateng.com, dokter Lisa menerangkan bahwa PCOS adalah adalah gangguan keseimbangan kadar hormonal.
"Pada sindrom ini, tubuh wanita memproduksi hormon laki-laki (androgen) secara berlebihan. Akibatnya bisa bermacam-macam. Salah satunya hirutism. Bahkan bisa menumbuhkan kista," tutur dokter Lisa saat ditemui di lantai 2 RS Hermina Banyumanik, Jalan Jenderal Pol Anton Sujarwo Nomor 195, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah.