Gempa Bumi, Para Penghuni Kos di Tembalang Berlarian Memakai Piyama
Mereka tak peduli meski kaki bertelanjang atau hanya mengenakan piyama tidur, tampak buru-buru meninggalkan bangunan.
Penulis: Nur Rochmah | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Nur Rochmah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - "Ada gempa!" teriak sejumlah anak-anak putri penghuni Kos Davinta, Jalan Tembalang Selatan VI No. 30, Semarang.
Seketika para penghuni rumah kos merasa panik dan kalang kabut tak karuan.
Satu per satu mencoba berlarian ke luar rumah.
Terlebih bagi anak yang berada di lantai dua, berlari dengan tergesa-gesa menuruni anak tangga.
Mereka tak peduli meski kaki bertelanjang atau hanya mengenakan piyama tidur, tampak buru-buru dan ingin secepat mungkin meninggalkan bangunan.
Takut-takut jika terjadi gempa susulan dan tak ingin terjadi hal yang tak diinginkan.
"Tadi baru saja aku mau ke kamar mandi. Tapi anak-anak yang lain kok teriak ada gempa. Awalnya nggak percaya, eh ternyata aku ngerasa ada goncangan yang kuat. Lari, itu pikiran pertama yang terlintas," kata Nuradzania dihadapan Tribun Jateng, Jumat (15/12/2017) malam.
Baca: Akibat Melawan Arus, Dua Sepeda Motor Adu Banteng di Jalan Setiabudi Semarang
Goncangan gempa ini terjadi sekitar pukul 23.43 WIB. Waktu di saat para penghuni kos sedang bersiap-siap terlelap tidur.
Tak hanya satu rumah yang dihebohkan dengan kejadian ini. Hampir sebagian masyarakat sekitar Tembalang Selatan juga berlarian ke luar rumah, setelah merasakan adanya goncangan gempa.
"Aku merasakan goncangan tak hanya sekali, tapi ada dua kali," ucap Nia, biasa ia disapa, sambil menahan getaran di tangannya.
Selain itu, Aulia Sari, satu di antara penghuni kos lainnya, juga merasakan hal yang serupa.
"Tadi baru saja saya mematikan lampu mau istirahat. Tapi rasanya kok tempat tidur goyang-goyang, seketika saya langsung ke luar kamar," tuturnya.
Sesaat setelah mengalami kejadian ini, Aulia langsung menghubungi keluarganya yang berada di Jakarta.
"Saya ingin memberi kabar kalau keadaan saya baik-baik saja di sini begitu juga sebaliknya," ucapnya singkat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gempa-bumi-50sr-mengguncang-garut-1-nov-2017_20171101_130156.jpg)