Akan Berwajah Baru, TSTJ Solo Targetkan Satu Juta Pengunjung
Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo siap bertransformasi. Selain sebagai area konservasi, juga sebagai wahana edukasi dan rekreasi
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo siap bertransformasi. Selain sebagai area konservasi, juga sebagai wahana edukasi dan rekreasi.
Transformasi kebun binatang itu ditargetkan mampu menarik pengunjung 800 ribu hingga 1 juta orang, 2018 mendatang.
Direktur Utama Perusahaan Daerah (Perusda) TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso mengatakan, transformasi TSTJ dimulai pada tahun ini dengan beroperasinya Taman Pelangi dan Taman Lampion yang juga dilengkapi air mancur menari.
"Tanggal 21 Desember kami akan soft opening, kemudian tanggal 22 Desember baru grand opening,” kata Bimo, Senin (18/12/2017).
Menurut Bimo, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo akan secara resmi akan membuka Taman Lampion, Taman Pelangi dan Air Mancur Menari yang beroperasi mulai pukul 16.30 hingga pukul 23.00 itu.
Merujuk pada masterplan, ia memaparkan TSTJ dibagi dalam sembilan zona, yaitu zona publik, zona plasa permata endemik Indonesia, zona primate, zona pendukung, zona dome burung, zona endemik Indonesia, zona Afrika, komersial area dan zona pedagang usaha kecil menengah (UKM).
Ia menjelaskan, dari luasan 14 hektare (Ha) TSTJ, 3,5 Ha lahan merupakan area komersil, 10 Ha adalah lahan konservasi, dan sisanya untuk parkir.
Selama ini ada dua usaha yang dikelola manajemen TSTJ, yakni selain sebagai lembaga konservasi, juga komersial.
Ia menjelaskan, pihak manajemen Perusda tidak bisa hanya mengandalkan TSTJ sebagai kawasan konservasi dengan mengandalkan tiket masuk tanpa area komersil.
Menurutnya, beban operasional kawasan konservasi sangat tinggi, seperti pakan dan perawatan satwa.
Dengan demikian ia menjelaskan kawasan konservasi harus didukung pula dengan pendapatan lain dari sektor komersil, seperti wahana permainan anak dan tempat hiburan.
"Pengerjaan Taman Pelangi, Lampion, Air Mancur Menari dilengkapi pula dengan wahana permainan, saat ini sudah 90%. Tinggal menyelesaikan akses jalan dan penataan saja," ungkap Bimo
Lebih jauh Bimo mengatakan dengan beroperasinya Taman Pelangi dan wahana permainan lain, diharap mampu menyedot pengunjung untuk datang ke TSTJ.
Pihaknya pun tak tanggung-tanggung menaikkan target pengunjung TSTJ bisa mencapai 800 ribu orang, 2018 mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tampak-depan-tstj-solo-kamis-156-jelang-lebaran-tstj-terus-berbenah_20170615_170200.jpg)