Begini Kronologi Penemuan Mayat di Pasar Bulu Semarang, Tidak Ada Identitas. .
Pertama kali mayat ditemukan oleh Sarjuki (60), seorang pedagang yang berasal dari Kabupaten Demak
Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang gelandangan ditemukan tak bernyawa di Pasar Bulu, Jalan Mgr Sugiyopranoto, Barusari, Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (27/12/2017) pukul 06.00 WIB.
Gelandangan berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan tepat di parkiran bawah pasar (basement).
Mayat gelandangan tersebut diperkirakan berumur 60 tahun.
Pertama kali mayat ditemukan oleh Sarjuki (60), seorang pedagang yang berasal dari Kabupaten Demak.
Sarjuki melihat mayat tersebut saat dalam kondisi tergeletak di halaman Parkir bawah pasar bulu semarang pada pukul 04.30 WIB.
"Ya saya lihat pada subuh hari. Saya langsung kasih tahu ke teman sesama pedagang. Saya bersama teman mengecek lagi lokasi," ungkap Sarjuki kepada Tribunjateng.com, Rabu (27/12/2017).
Terpisah, Kapolsek Semarang Selatan Kompol Dedi Mulyadi memberikan keterangan terkait penemuan mayat paroh baya tersebut.
Ia mengatakan, kondisi mayat tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Mayat tersebut tidak punya identitas," ungkap Kompol Dedi saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (27/12/2017).
Sekitar pukul 06.40 WIB, unit Unit Inafis Polrestabes Semarang mendatangi TKP dan melakukan identifikasi mayat.
Ia menjelaskan, kondisi mayat saat itu sedang terlentang, kedua tangan diatas kepala, posisi mayat kepala membujur ke arah Selatan dan kaki ke arah utara.
"Pada pukul 07.15 WIB, Unit Ambulan RSUP Kariadi mendatangi Tkp. Selanjutnya mayat dibawa ke sana," terang Kompol Dedi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/saat-personel-polsek-semarang-selatan_20171227_132252.jpg)