Musthofa Gandeng Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayyibah
Bupati Kudus, Musthofa mengunjungi Pondok Pesantren Qaryah Thayyibah di Desa Kalibening, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga
Penulis: amanda rizqyana | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Amanda Rizqyana
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -Bupati Kudus, Musthofa mengunjungi Pondok Pesantren Qaryah Thayyibah di Desa Kalibening, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga pada Rabu (27/12) siang.
Setelah beranjangsana dan berbincang dengan pengurus Pondok Pesantren, Musthofa secara mendadak berinisiatif mengunjungi kantor Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayyibah (SPPQT).
Mustofa bertemu dengan Ahmad Bahruddin selaku Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi SPPQT.
Pada perbincangan tersebut, keduanya memiliki kesamaan visi dan misi terkait gagasan menuju petani dan desa yang utuh.
Sebagai Ketua Dewan, Ahmad berpendapat agar hak-hak warga, khususnya para petani tak hanya terfasilitasi secara tidak langsung oleh musyawarah desa. Sekaligus segera direalisasikannya manajemen produksi dan sumber daya desa.
"Kami pun berharap agar akses dan kontrol petani terkait kemerdekaan agraria petani juga turut diperjuangkan," ujar Ahmad.
Gagasan tersebut disambut baik oleh Musthofa dan meminta agar segera dilaksanakan di Kabupaten Kudus untuk memberdayakan rakyat dan desa. Bahkan Musthofa berharap agar pengembangan SPPQT dapat merambah hingga Kabupaten Kudus.
"Kami dengan senang hati dan mendukung kerja sama antara Kabupaten Kudus dengan SPPQT," tutur Musthofa.
Abdul Rohim selaku Ketua SPPQT menyambut baik inisiasi Mustofa atas gagasan yang dilontarkan oleh Musthofa, terlebih untuk menginvasi Kabupaten Kudus karena daerah yang telah bergabung dengan SPPQT baru Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sragen, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Magelang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Demak.
"Bila Kabupaten Kudus resmi bergabung dan menjadi anggota ke 12 SPPQT," ujarnya.
Total terdapat 169 paguyuban yang bergabung dan terdiri atas 735 kelompok, dan 18.089 anggota.
Ia berharap, kerjasama ini semakin mempererat hubungan silaturahim antara Kabupaten Kudus dan SPPQT dan memberikan harapan baru untuk pemberdayaan masyarakat di Jawa Tengah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/musthofa_20171227_200620.jpg)