Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kebanjiran Tamu Saat Liburan, Hotel di Yogyakarta Patok Tarif Tinggi

Yogyakarta sebagai sebuah daerah destinasi wisata favorit saat musim libur panjang selalu dipadati wisatawan.

Tayang:
Editor: galih permadi

TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA - Yogyakarta sebagai sebuah daerah destinasi wisata favorit saat musim libur panjang selalu dipadati wisatawan.

Termasuk saat momen libur natal dan tahun baru ini, Yogyakarta padat oleh kendaraan roda dua atau roda empat.

Mayoritas, adalah plat luar DIY.

Kebutuhan terhadap tempat menginap baik homestay dan hotel tak dapat dihindari.

Bahkan meski pembangunan hotel dan banyak jenis penginapan di Yogyakarta berlangsung masif, selalu saja kamar full booking saat liburan natal dan tahun baru tiba.

Ini selalu berulang tiap tahun.

Fenomena pun terjadi ketika situasi demikian.

Pengelola hotel misalnya, yang melakukan trik khusus demi eksistensi mereka.

Baru-baru ini yang sedang banyak dilakukan, adalah menyisakan satu kamar dan menaikkan harga kamar tersebut sampai ke harga yang tidak wajar.

Setelah ditelisik, tujuan utamanya agar hotel tidak tenggelam dan hilang dalam mesin pencari hotel di aplikasi startup sejenis Traveloka.

Karena jika kamar telah terjual habis, nama hotel akan tenggelam.

Sementara pihak hotel tahu, bahwa kamar hotel saat liburan selalu laku keras.

Ketua Hotel dan Restoran Indonesia, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Istidjab M Danunagoro angkat bicara, bahwa praktek seperti ini kerap terjadi.

"Itu adalah satu cara pengelola hotel agar hotel mereka tidak hilang di mesin pencari, belum ada regulasi yang melarang hal tersebut," katanya.

Atau praktek lainnya, adalah sengaja menaikkan harga kamar yang tidak sesuai harga normal.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved