Breaking News:

Libur Panjang

Selama Libur Panjang, Banjarnegara Dapat Rp 700 Juta dari Objek Wisata Dieng

Objek wisata Dieng masih jadi jujukan wisatawan untuk menghabiskan masa liburan Natal dan Tahun Baru 2018.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: iswidodo
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Candi Arjuna di kawasan Dieng Kabupaten Banjarnegara 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG COM, BANJARNEGARA - Objek wisata Dieng masih jadi jujukan wisatawan untuk menghabiskan masa liburan Natal dan Tahun Baru 2018.

Sebanyak 47.071 orang berkunjung ke objek wisata Dieng yang dikelola Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, periode 23 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018.

Mereka memadati sejumlah objek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten Banjarnegara di antaranya, Candi Arjuna, Kawah Sikidang, Museum Kaliasa, Kawah Candradimuka, Telaga Merdada, dan Sumur Jalatunda.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dieng Banjarnegara Ibnu Hasan mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan di libur Natal dan Tahun Baru kali ini lebih tinggi di bandingkan momentum sama pada tahun 2016 lalu.

"Tahun baru kali ini paling bagus tingkat kunjungannya di banding tahun sebelumnya,"katanya, Rabu (3/1).

Pendapatan yang diperoleh pemerintah dari kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru 2018 ini mencapai sekitar Rp 700 juta.

Menurut Ibnu, kunjungan wisatawan mencapai puncaknya pada momentum tahun baru, 1 Januari 2018. Dalam sehari itu, sekitar 9 ribu orang mengawali tahun baru 2018 dengan berkunjung ke sejumlah objek wisata di Dieng.

Puncak kunjungan wisatawan sebelumnya terjadi sejak menjelang hingga Hari Raya Natal, 23 sampai 25 Desember 2017. Kunjungan wisatawan di Dieng Banjarnegara selama tiga hari itu mencapai 18 ribu orang.

"Puncaknya paling padat di tahun baru 2018, sudah diprediksi sebelumnya,"katanya

Di tengah tingginya minat wisatawan ke Dieng pada momentum Natal dan Tahun Baru 2018, masalah klasik soal kemacetan di jalur wisata jadi perhatian penting bagi pemerintah.

Pada puncak kepadatan pengunjung, baik Natal maupun Tahun Baru 2018, kemacetan terjadi di sepanjang jalur menuju pintu masuk objek wisata Dieng. Antrean kendaraan wisatawan mengular hingga sekitar 1 kilometer karena tempat parkir kendaraan di objek wisata melebihi daya tampung.

Di sisi lain, parkir alternatif yang dibangun pemerintah di klompek Aswatama tidak berfungsi maksimal karena letaknya agak jauh dari objek wisata.

Menurut Ibnu, lahan parkir berkapasitas seratusan mobil itu bisa dioptimalkan jika tersedia angkutan (shuttle) untuk mengangkut wisatawan dari Aswatama menuju objek wisata.

Soalnya, selama ini belum ada shuttle khusus yang menghubungkan tempat parkir itu dengan objek tujuan sehingga wisatawan lebih memilih memarkir kendaraannya di dalam objek wisata. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved