Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kuliner

Kuliner Viral Ambarawa: Sego Sambel Asapan yang Rasanya Tak Terlupakan, Ini Pilihan Menu dan Harga

Makanan yang disajikan adalah khas laut, beberapa di antaranya makarel, tuna, cakalang, cumi, dan kadang ikan layang

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Reza Gustav Pradana
ASAPI IKAN - Putra mengasap ikan laut menggunakan bonggol jagung di warung Sego Sambel Asapan, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (29/8/2025) sore. Tempat makan sederhana itu mendadak viral di media sosial karena cita rasa khas dan suasana pedesaan yang autentik. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN — Sore itu, Jumat (29/8/2025), di tepi Jalan Lingkar Ambarawa (JLA), Kabupaten Semarang, aroma khas asap ikan menyambut siapa pun yang melintas.

Di antara bangunan bambu sederhana yang bersanding dengan hamparan sawah dan latar pegunungan, seorang pria tampak sibuk membakar bonggol jagung. 

Tangannya cekatan memutar-mutar ikan di atas panggangan, sementara matanya sesekali melirik antrean pelanggan yang terus berdatangan. 

Dialah Ardianto Saputra, atau akrab disapa Putra, pemilik Sego Sambel Asapan, warung makan yang mendadak viral di TikTok dalam beberapa waktu terakhir.

Tak banyak yang tahu, pria tersebut dulunya adalah seorang petugas keamanan di sebuah perusahaan. 

Namun hidup berkata lain. 

Sebuah pemutusan hubungan kerja memaksanya keluar dari zona nyaman, mendorongnya untuk menjemput rezeki dengan cara yang baru, yakni lewat asap, ikan, dan sepiring nasi sambal.

Awal Mula Merintis 

“Saya dulu kerja sebagai security. Pas main ke rumah mbahnya istri di Mojokerto, banyak saudara yang jualan ikan asap,” cerita Putra, mengenang awal mula perjalanannya. 

Di sana, dia belajar proses pengasapan ikan secara singkat, lalu membawanya pulang ke Ambarawa.

Awalnya, Putra hanya coba-coba. 

Setiap Sabtu malam, dia membakar ikan, lalu Minggu pagi membawanya ke pasar tiban di Salatiga.

“Ternyata peminatnya lumayan, tapi waktu itu belum saya seriusin,” imbuh dia.

Namun 2019 menjadi titik balik. 

Putra terkena pengurangan karyawan. 

Tak ada pilihan lain, kecuali menekuni usaha yang sebelumnya hanya sambilan itu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved