Pilgub Jateng 2018

Digadang-gadang Maju Pilgub Jateng, Begini Perkembangan Terakhir Poros Tengah-Gatot Nurmantyo

Maka, Iqbal menegaskan, pihaknya masih terus berupaya menggalang soliditas koalisi poros tengah antara Golkar, PPP dan Demokrat

Digadang-gadang Maju Pilgub Jateng, Begini Perkembangan Terakhir Poros Tengah-Gatot Nurmantyo
youtube
GATOT NURMANTYO mantan PANGLIMA TNI 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Koalisi poros tengah, sedang mencari alternatif figur lain selain mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Pasalnya, Gatot masih menjadi anggota TNI aktif dan baru pensiun dua bulan mendatang.

“Persoalannya, pak Gatot kan belum pensiun, masih kurang dua bulan, maka kita harus hati-hati,” kata Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jawa Tengah, Iqbal Wibisono, Kamis (4/1/2018).

Ia mengatakan, sampai saat ini upaya komunikasi ke Gatot masih dilakukan.

Jika yang bersangkutan nantinya memang tidak bersedia, maka menurutnya masih banyak figur lain yang mampu menandingi Ganjar Pranowo maupun Sudirman said.

“Kalau dia (Gatot) nggak mau, kan masih banyak calon lain yang bisa menandingi Ganjar Pranowo maupun Sudirman Said,” katanya.

Maka, Iqbal menegaskan, pihaknya masih terus berupaya menggalang soliditas koalisi poros tengah antara Golkar, PPP dan Demokrat.

Terlebih, sampai saat ini Ketua Umum DPP masing-masing partai belum memutuskan kebijakan politik untuk Pilgub Jateng.

“Apakah akan ikut koalisi PDIP maupun Gerindra, dan itu jadi kajian intensif. Hanya sekarang kita masih mencari sosok gubernur yang layak,” katanya.

Saat ditanya apakah ada kemungkinan Golkar akan bergabung dengan poros PDIP maupun Gerindra, Iqbal menyatakan, bahwa adanya poros tengah adalah agar parpol koalisi bisa saling memunculkan calon terbaiknya.

“Kalau jadi follower saja ya percuma. Belum terpikirkan mendekat poros lain. Kan masih ada waktu sampai 10 Januari, jadi masih sangat cair,” katanya.

Sebelumnya, DPP Golkar sudah merekomendasikan nama bakal calon wakil gubernur yaitu Arianti Dewi. Sementara PPP, menggadang-gadang Ketua Komite I DPD RI Ahmad Muqowwam.

“Tapi sosok gubernur ini yang menarik. Selain Gatot, ada pak Wisnu Suhardono, kalau disepakati tiga partai dan Pak Wisnu mau maka ya apa boleh buat,” katanya.

“Tapi ikhtiar kita mencari sosok handal dan baik, kalau perlu orang yang bersih jangan sampai isu korupsi pun jangan sampai,” ujar Iqbal.(*)

Penulis: m nur huda
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved