Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Azwar Anas Resmi Mundur dari Pencalonan Wakil Gubernur Jatim

Bakal calon Wakil Gubernur Jatim, Abdullah Azwar Anas, dipastikan mundur dari pencalonannya di pilgub mendatang

Editor: muslimah
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat membuka UMKM Banyuwangi. SURYA/HAORRAHMAN 

TRIBUNJATENG.COM - Bakal calon Wakil Gubernur Jatim, Abdullah Azwar Anas, dipastikan mundur dari pencalonannya di pilgub mendatang.

Pasangan Calon Gubernur Saifullah Yusuf ini telah mengajukan pengunduran diri kepada partai yang menaunginya, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Meskipun belum menerima surat pengunduran diri tersebut, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari membenarkan hal tersebut.

Untari menyebut telah melakukan komunikasi informal dengan Anas sekitar pukul 11.30 WIB melalui telepon.

"Benar. Beliau telah mengajukan surat ke DPP untuk mengembalikan mandat pengusungan," ujar Untari menyebut isi komunikasi terakhirnya dengan Anas kepada Surya.co.id, Sabtu (6/1/2018).

Untari mengaku terkejut mendengar hal tersebut. Kini, pihaknya tengah menunggu rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

"Keputusan akhirnya tetap di DPP. Kami sedang menunggu keputusan akhir dari DPP," lanjut perempuan yang juga menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jatim ini.

Berikut petikan surat tersebut:

Yth. Para Kiai, tokoh masyarakat, kawan-kawan seperjuangan, rekan-rekan pers yang membanggakan, dan seluruh masyarakat Jawa Timur, teristimewa masyarakat Banyuwangi yang sangat saya cintai.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Melalui perenungan mendalam usai sholat Subuh hari ini, dengan memohon pencerahan dan kekuatan dari Allah SWT atas segala dinamika yang terjadi, dengan ini saya menyampaikan beberapa hal.

Berbagai cobaan, godaan kekuasaan, penyuapan, bahkan cara-cara yang tidak manusiawi telah saya lalui dalam hampir dua periode memimpin Banyuwangi, dan alhamdulillah, saya bisa atasi dan masyarakat Banyuwangi memberi apresiasi atas kerja pelayanan saya dengan berbagai indikator perbaikan yang rigid dan terukur, seperti penurunan kemiskinan dan peningkatan pesat pendapatan per kapita rakyat.

Namun ketika saya berproses dalam pencalonan sebagai wakil gubernur, ada pihak-pihak yang menggunakan segala cara yang mengorbankan kehormatan keluarga saya, rakyat Banyuwangi dan Jawa Timur, serta para ulama dan sesepuh yang selama ini membimbing saya.

Untuk itu, demi tanggung jawab saya kepada masyarakat, bahwa menjadi pemimpin itu harus amanah, juga demi terwujudnya program-program kerakyatan partai dalam pembangunan untuk menyejahterakan rakyat Jatim, maka saya memberikan kembali mandat penugasan sebagai cawagub Jatim ke partai.

Saya sunguh mengucapkan terima kasih, kepada Ibu Megawati Soekarnoputri, keluarga besar PDI Perjuangan dan Nahdliyin yang telah memberi kepercayaan kepada saya. Ibu Megawati telah mengajarkan kepada kami semua untuk memegang teguh komitmen terhadap aspek-aspek kepemimpinan.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved