Ngeri, Tanah Longsor Bikin Motor Vega Terperosok Ke Dalam Sungai
Suara gaduh terdengar dari depan rumah Tamto, warga setempat, ketika longsor susulan terjadi.
Penulis: Yasmine Aulia | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Longsor susulan terjadi di RT 5 RW 5 Kelurahan Wonotingal, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Minggu (7/1/2018) sekitar pukul 21.30 WIB.
"Longsor kedua ini malah lebih parah dari yang pertama," tutur Lurah Wonotingal, Soleh, kepada Tribunjateng.com.
Kedalaman longsor sekitar 10 meter dengan panjang kurang lebih 20 meter.
Adapun longsor pertama terjadi pada Sabtu (6/1/2018) sekitar pukul 19.30 WIB saat hujan lebat melanda daerah ini.
"Ini kemarin lokasi longsor yang pertama telah ditinjau oleh DPU, Eh malah ada longsor susulan lebih parah dari yang pertama sampai aspalnya ikut ambrol," ujar Soleh.
Suara gaduh terdengar dari depan rumah Tamto, warga setempat, ketika longsor susulan terjadi.
"Pagar besi dan satu motor milik tamu yang diparkir terperosok ke dalam sungai akibat longsor tadi. Jadi warga bersama-sama tadi pakai tali menarik motor Vega itu," ujar Tamto.
Soleh menyatakan akan mengupayakan kerja bakti masyarakat untuk mengatasi longsor sementara menunggu tindakan dari instansi terkait.
Sementara ini, warga dan pemerintah Kelurahan Wonotingal menutup permukaan tanah yang longsor menggunakan terpal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/longsor-wonotingal_20180108_074647.jpg)