Bocah Pelaku Video Mesum Itu Diupah Rp 300.000
Fakta lain terungkap di balik peredaran video porno yang diperani anak-anak dan seorang wanita dewasa yang ramai beredar di media sosial.
TRIBUNJATENG.COM - Fakta lain terungkap di balik peredaran video porno yang diperani anak-anak dan seorang wanita dewasa yang belakangan ramai beredar di media sosial dan tengah diusust oleh polisi.
Polda Jawa Barat pada Senin (8/1) menyatakan bahwa sejumlah bocah yang ada di video mesum bersama seorang wanita dewasa itu diupah sekitar Rp 200.000 sampai Rp 300.000 oleh seorang pelaku berinisial FA, untuk melakukan adegan tidak senonoh.
"Anak-anak dikasih Rp200 ribu sampai Rp300 ribu untuk beradegan hal itu," ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Bandung, Senin.
Agung mengatakan, setelah membuat video, pelaku FA mendapatkan imbalan sebesar Rp31 juta yang kemudian dibagikan kepada para pemeran, penghubung dan anak-anak.
FA mengirim video tersebut melalui apkikasi telegram kepada jejaringnya di akun media sosial yang dibuat di Rusia.
Dari hasil mengiriman video tersebut, pelaku kemudian mendapatkan uang puluhan jutaan rupiah dari para pemesan.
Untuk para pemeran lain, yakni IM dan IN yang bekerja sebagai pemandu lagu, mendapatkan uang masing-masing Rp1 juta hingga Rp 1,5 juta.
Sementara orang tua korban yang juga terlibat diberi uang Rp 500.000.
"Orang yang menghubungkan, yang merekrut anak mendapat imbalan juga. Rata-rata Rp1 juta rupiah," katanya.
Agung menjelaskan, dalam pembuatan video tersebut tersangka FA meminta seorang wanita berinisial CC dan IS untuk merekrut dua perempuan, yakni IM dan IN untuk dijadikan pemeran.
Setelah keduanya setuju, mereka kemudian diminta mencari tiga bocah lain untuk dijadikan pemeran.
IM dan IN pun menemukan tiga bocah dan direkrut seatas ijin SU yang merupakan orang tua? korban.
Setelah mendapatkan seluruh pemeran, pelaku kemudian melakukan aksinya di dua hotel berbeda di Kota Bandung.
Bahkan hal tak pantas tersebut dilakukan oleh orang tua bocah, dimana dalam video tersebut ia memerintahkan anaknya dan menunggu hingga pengambilan video selesai.
"Bahasanya jelas seorang ibu untuk memerintahkan anaknya, semuanya terbukti ada peran ibunya untuk diekspolitasi. Di hotel kedua juga ibu terlibat dan menunggu anaknya," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/video-mesum-tante-vs-keponakan_20180105_084535.jpg)