KISAH NYATA! Ibu Muda di Usia 14 Tahun Curhat Kehidupannya Sehari-hari
Menjadi orang tua adalah salah satu hal paling kesepian dalam hidup saya: saya kehilangan banyak teman. Mereka tidak ingin memusatkan perhatian
Aturan tersebut meliputi pendidikan yang lebih baik, pelatihan untuk profesional kesehatan, memastikan remaja memiliki akses terhadap alat kontrasepsi dan cara untuk mendukung remaja yang rentan, yang lebih berkemungkinan memiliki anak di usia muda.
'Tak sekedar pelukan'
Alison Hadley, direktur University of Bedfordshire's Teenage Pregnancy Knowledge Exchange , membantu menyusun aturan tersebut, dan mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk memastikan aset terbaik di wilayah setempat didayagunakan, karena dana yang terbatas.
"Kita bisa mulai dengan memperbaiki pendidikan seks dan hubungan (pasangan) di sekolah, baik di sekolah dasar dan sekolah menengah, sehingga semua anak mendapatkan pengetahuan dan kepercayaan yang benar-benar bagus dan tahu tentang hubungan yang sehat, persetujuan (untuk melakukan hubungan intim), dan ke mana bertanya tentang kontrasepsi saat mereka melakukan hubungan seksual," jelasnya.
Shannon, sang ibu belia, sepakat. "Perlu lebih sering disuarakan, karena orang-orang berasumsi bahwa ketika kita punya bayi, ini adalah bayi yang baru lahir, semuanya sekadar berpelukan, bermanja-manja. Padahal sama sekali tidak semudah itu. Bicarakan juga tentang kontrasepsi, dan harus dibiasakan."
Angka resmi terbaru menunjukkan Inggris masih memiliki proporsi kelahiran tertinggi untuk ibu remaja di Eropa, hampir lima kali lebih tinggi dibanding di Swiss dan Italia.
Betapa pun, terlepas dari kesulitan-kesulitannya, Shannon senang menjadi seorang ibu.
"Sebelum saya memiliki Harvey (putra), saya tidak tahu ke mana arah hidup saya, sekarang saya mempunyai banyak tujuan, saya merasa ia telah banyak membantu saya, untuk mengetahui ke mana saya ingin pergi, di mana saya ingin berada dan apa yang saya inginkan dalam hidup." (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/shanon_20180118_173724.jpg)