Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

14 Tahun Jadi TKW di Singapura, Janda Asal Kabupaten Semarang Tak Ada Kabar

Pihak keluarga sendiri saat dikonfirmasi pada Jumat (19/1/2018) mengatakan mereka menunggu kepulangan Rubiyati

Tayang:
Penulis: ponco wiyono | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/PONCO WIYONO
Sarju, kaka Rubiyati, menunjukkan foto pernikahan adiknya dan Supiyani. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA – Sudah 14 tahun, Rubiyati jadi Tenaga Kerja Wanita di Singapura dan tak pernah pulang.

Perempuan asal Desa Pagersari RT 5 RW 2 Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang itu bahkan tak pulang saat suaminya Supiyani meninggal dunia.

Pihak keluarga sendiri saat dikonfirmasi pada Jumat (19/1/2018) mengatakan mereka menunggu kepulangan Rubiyati, termasuk putrinya yang kini beranjak remaja.

Saat pergi meninggalkan rumah pada 2003 silam, Rubiyati rencananya bekerja di Negeri Singa hingga tahun 2005.

Selama itu, perempuan kelahiran 5 November 1980 disebut sang kakak, Sarju, rutin member kabar dan mengirim hasil keringatnya untuk keluarga.

"Adik saya lalu memperpanjang kontrak kerja hingga tahun 2007, di tahun itu saya terakhir bicara dengan dia lalu sejak saat itu tak pernah lagi ada kabar. Termasuk kepada pihak agen yang menyalurkannya," kata Sarju.

Baca: Mayat yang Ditemukan di Tembalang Semarang Ternyata Driver Go Car

Rubiyati berangkat menjadi TKW dengan bantuan agen di Pabelan, Kabupaten Semarang.

Pihak keluarga sudah pernah menanyakan perihal keberadaan Rubiyati kepada agen, namun tidak ada hasil positif.

"Pihak agen menyatakan Rubiyati sudah pulang dengan bukti cetakan tiket pesawat. Malah ada yang datang mau ketemu adik saya untuk ditawari kerja lagi, tapi saya jawab orangnya belum pulang," kata Sarju.

Pihak agen sendiri menyatakan Rubiyati memperpanjang kontrak tanpa memberi tahu.

Perwakilan agen penyalur Rubiyati, Sri Nuryanti, mengatakan perpanjangan dilakukan atas kesepakatan Rubiyati dengan agen di Singapura.

"Ketika kontrak keduanya hampir habis, dia bilang tiket peawat sudah diurus dan sudah di tangan Rubiyati, dan di hari H kepulangan dia sempat bilang ke suaminya jam sekian sudah sampai Semarang namun dia tak mau dijemput dengan alasan sudah pakai biro travel," jelas Sri.

Baca: Tebing Setinggi 10 Meter Longsor dan Menutupi Jalan Menuju ke Tawangmangu Karanganyar

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved